Peristiwa

Melacak Penyebar Foto Tak Senonoh Novi Amelia
Kamis, 18 Oktober 2012
Novi Amalia

Novi Amalia (Foto: dok. Popular)

Terkait beredarnya foto Novi di jejaring sosial dalam kondisi tak pantas,  pihak Polda dan Polres sudah menerjunkan Propam untuk melihat proses pengamanan Novi sejak dari TKP Olimo, hingga Polsek. Berdasarkan gambaran yang dipaparkan oleh Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, ada beberapa kemungkinan yang terjadi.

Pertama,  usai ugal-ugalan, Novi berhenti setelah menabrak mikrolet. Kemudian massa marah dan melempari mobil untuk menghancurkan mobilnya(termasuk orang-orang yang ditabrak). Setelah mendekati mobil, ternyata di dalamnya ada seorang wanita dengan hanya mengenakan pakaian dalam. Kemudian massa mundur dan petugas juga mengamankan. Ini juga merupakan peluang dimana massa  di sana cukup banyak dan saat kejadian merupakan jam-jam sibuk.

Kedua, saat Novi bersama petugas  dibawa ke Polsek Taman Sari. Masyarakat, termasuk media  mengikuti hingga ke Polsek. Saat dibawa petugas, Novi sempat  bertingkah dan labil, membenturkan  badan ke pintu kaca, menjatuhkan diri ke meja kaca sehingga dapat membahayakan orang lain dan dirinya sendiri. Hingga akhirnya satu ruangan dikeluarkan barang-barang yang membahayakan dan hanya tersisa satu buah sofa saja.

“Saat itu kapolsek sgera memerintahkan polwan datang dan membawa baju untuk menutupi Novi. Saat itulah kemungkinan ada oknum-oknum yang diperkirakan memakai kesempatan untuk memotret Novi. Ini yang sedang kita selidiki,” ungkap Rikwanto.

Soal foto yang menggambarkan kondisi Novi yang tergeletak di sebuah kasur hitam, kemungkinan foto diambil ketika Novi sudah berada di ruang penyidik.

“Tapi untuk tahap pertama telah diperiksa para anggota, baik yang jaga, polwan sampai dengan kapolsek. Tidak tertutup kemungkinan berkembanga ke rekan media dan masyarakat yang ada di situ,” ungkap Rikwanto menegaskan jika penyidikan terus berlangsung sehingga diharapkan masyarakat sabar menanti hasil penyelidikan kasus peredaran foto-foto setengah telanjang Novi.

Soal  foto-foto yang beredar kemungkinan diambil di ruang penyidik, menurut Rikwanto, para penyidik telah menyesalkan hal tersebut. "Namun apakah kejadian itu dilakukan saat keamanan ruang penyidik terbuka atau tidak, kemungkinan pelaku merupakan orang familiar (dikenal) di lingkungan tersebut tetap ada, bisa dari media atau masyarakat. Namun jangan berburuk sangka, kita tunggu saja hasil penyelidikan," pungkasnya.
Laili

Views : 3482

Artikel Terkait
blog comments powered by Disqus
AW, Tersangka Kekerasan Seksual Dikenal Taat Beribadah
Keluarga Tak Yakin AW Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Sudah Dilaporkan Polisi, Mahasiswa Kepolisian Ini Masih Saja Selingkuh
Akhirnya Dinda Minta Maaf
Kasus Kekerasan Seksual di JIS Tarik Perhatian Seleb
Orangtua AK Mendatangi Polda Metro Jaya
Belum Ada Laporan Lain Menyusul AK
Polisi Lakukan Penyidikan Ilmiah terhadap Kasus AK
Pengamat: Berhentilah Menghujat Dinda!
Fenomena "Dinda", Cermin Kultur Kelas Menengah Saat ini
Heboh Foto Selfie Usai Mengikuti Pileg
AK Diduga Menjadi Korban Sejak Februari
Murid TK Disodomi Petugas Kebersihan
Tersangka Wanita Bertugas Mengunci AK di Toilet
Polisi Periksa Intensif Pelaku Sodomi terhadap AK
Pembunuh Tukang Bakso Tertangkap
AK Jadi Enggan Memakai Celana
Toko Suvenir Satwa Digerebek Polisi
Polda Metro Akan Evaluasi Sekolah AK
Kecaman untuk Dinda Makin Deras Mengalir di Media Sosial
Powered by eZ Publish™ CMS Open Source Web Content Management. Copyright © 1999-2010 eZ Systems AS (except where otherwise noted). All rights reserved.