Peristiwa

Berwisata di Jatim Park 1 & 2 (1)
Jumat, 08 April 2011
Jatim park 1

Foto: Gandhi Wasono M

Di Jawa Timur ada sejumlah tempat wisata unik yang layak untuk dikunjungi bersama seluruh keluarga. Tak hanya untuk berekreasi dan melepas penat, Si Kecil pun bisa sekaligus belajar ilmu alam.

JATIM PARK 1 Taman Edukasi & Rekreasi

Jawa Timur Park 1 yang berada di Batu, Malang adalah tempat wisata pertama yang berkonsep taman belajar dan rekreasi. Memiliki 49 wahana yang menarik, membuat Jatim Park 1 menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk berlibur. Sebagai cikal bakal tempat wisata di Batu yang memiliki unsur edukasi, tak heran jika sejumlah wahana yang ada memberikan banyak pengetahuan, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Sebut saja Science Center Kimia & Biologi, dimana tersedia berbagai alat peraga yang dipadukan dengan teknologi, lalu Galeri Belajar, Taman Fisika, Taman Sejarah, Taman Reptil, Taman Burung, Taman Ikan dan masih banyak lagi wahana yang bernilai edukasi tinggi.

Pilihan wahana lain yang mampu menantang adrenalin juga banyak tersedia seperti Flying Fox, Jet Coaster, Flying Tornado, atau Drop Zone. Waterboom pun ada di Jatim Park 1, dan masih menjadi favorit para pengunjung karena rata-rata yang datang tertarik untuk berenang dan menikmati permainan air yang cukup lengkap di sini.

Tiket seharga Rp 40 ribu (hari biasa) dan Rp 50 ribu (hari libur dan Sabtu-Minggu) termasuk cukup terjangkau untuk bisa menikmati berbagai wahana yang tersedia. Adrenalin pun akan terpacu ketika mengikuti aneka wahana ekstrem yang ada.

Jatim park 2

Foto: Gandhi Wasono M

Denah lokasi wisata Jatim Park 1 cukup tertata sehingga tak membuat pengunjung bingung, ditunjang banyaknya penunjuk arah serta para karyawan yang selalu ramah ketika ditanyai soal lokasi sejumlah wahana yang hendak dicari.

Sejumlah wahana baru pun dipersiapkan dan terus dibangun agar para pengunjung tak pernah bosan untuk datang kembali, salah satunya bioskop 3D, yang konon menjadi yang terbesar di Jatim.

Beroperasi dari pukul 08.30 hingga 16.00 WIB setiap harinya membuat para pengunjung biasanya sudah mengantre sejak pukul 08.00 pagi. Seluruh pengunjung juga dapat menikmati berbagai fasilitas yang disediakan di Jatim Park 1 seperti Studio Foto, tempat istirahat untuk ibu menyusui (nursery room ) dan ruang anak-anak yang dilengkapi microwave , dispenser dan tempat ganti popok, tempat peminjaman gratis kursi roda untuk manula, berbagai outlet makanan dan minuman, hingga Pasar Wisata. Agar Anda dan kelurga bisa menikmati seluruh wahana dan lokasi yang ada di Jatim Park 1, disarankan untuk datang sejak pagi hari.

Jatim Park 3

Foto: Gandhi Wasono M

JATIM PARK 2 Aneka Hewan di Balik Kaca

Selain Jatim Park 1, sejak awal Januari lalu di Batu, Malang telah dibuka lokasi wisata Jatim Park 2 yang tak kalah menarik. Jatim Park 2 juga berkonsep edukasi dan rekreasi. Tak heran bila lokasi wisata seluas 14,5 Ha ini sangat tepat bila disebut sebagai sarana hiburan keluarga. Di balik keindahan ratusan satwa yang ada, pengunjung juga sekaligus bisa merasakan kesejukan udara Batu dan keindahan pegunungan Malang.

 Jatim Park 2 terdiri dari dua bagian. Bagian pertama yakni Batu Secret Zoo (BSZ), kebun binatang dengan ratusan jenis hewan yang sebagian besar berasal dari luar negeri, serta Museum Satwa yang berisi ribuan koleksi satwa yang sudah diawetkan. Di BSZ, Anda dapat melihat aneka jenis kera (monyet) dari berbagai belahan dunia dengan bentuk yang lucu dan unik.

 Dari sekian banyak jenis kera, ada pygmy marmoset. Kera ini merupakan jenis yang terkecil di dunia, tingginya sekitar 10-15 cm dengan bulu lebat dan suka bergerak lincah. Kera ini khusus didatangkan dari habitat aslinya, Brasil. “Kami bersyukur, sekarang pygmi marmoset  tidak sekadar bisa dipertontonkan saja, tapi juga sudah bisa dikembangbiakkan di sini. Malah sudah ada yang beranak,” kata Nia Hapsari , Marketing Representative Jatim Park 2.

 Selepas dari lokasi kera, Anda akan digiring melihat ribuan jenis ikan yang hidup di laut dengan bentuk dan warna yang unik. Ikan-ikan ini ditempatkan dalam akuarium raksasa. Dengan permainan cahaya yang indah dan ruangan yang nyaman, ikan-ikan yang biasa hidup di laut dalam itu jadi tampak makin menakjubkan.

Selanjutnya, Anda akan melihat berbagai hewan buas, seperti jaguar atau black panther yang sengaja di datangkan dari hutan Amerika. Dari balik kandang besi yang kokoh, hewan yang terkenal memiliki kemampuan berlari sangat cepat itu tampak terus berjalan mengitari kandangnya sambil menatap tajam ke arah pengunjung.

Beberapa jenis raja hutan lain, seperti singa putih didatangkan pula dari Afrika dan India. Uniknya, untuk melihat Si Raja Hutan ini, pengunjung bisa melihat dari berbagai sisi, atas, bawah atau samping, dari balik kaca yang tebal.

Jatim Park 4

Foto: Gandhi Wasono M

Museum Megah 

Untuk menambah sensasi, pengunjung bisa memberi makan langsung semua hewan buas ini, tapi tentu saja tak secara langsung melainkan dengan cara menjulurkan daging segar yang diletakkan di ujung senar pancing. Seperti memancing harimau saja rasanya. Daging dan pancingannya dijual Rp 10 ribu bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi memberi makan hewan buas.

 Tak kalah seru ketika memasuki kawasan hewan asal Afrika. Semua hewan di area ini dilepas secara bebas mirip di habitat aslinya, lengkap dengan rumah gubuk beratap jerami, rumah khas penduduk pendalaman Afrika. Pengunjung dapat melihat dengan leluasa dari balik kaca pembatas yang amat tebal.

Mengintat kawasan Jatim Park 2 sangat luas, disediakan e-bike , motor elektrik yang hanya bisa ditunggangi 1-2. orang Dengan motor ini, pengunjung bisa berkeliling seluruh kawasan dengan santai tanpa perlu capek berjalan.

Di kawasan lainnya, pengunjung dapat menikmati suguhan menarik yaitu ke kawasan alam liar menggunakan kereta. Di tengah-tengah hewan Afrika, misalnya bison, pengunjung bisa memberi makan secara langsung berupa sayuran segar yang sengaja disediakan secara cuma-cuma.

 Puas menikmati keindahan ratusan hewan, jangan lupa mampir ke Museum Satwa. Di museum yang berdiri di atas bangunan megah lengkap dengan pilar-pilar raksasa seperti di zaman Romawi, tersimpan ribuan hewan yang diawetkan. Ribuan kupu-kupu dari berbagai belahan dunia yang diawetkan pun tersusun indah.

 Sejumlah hewan ini diletakkan di balik kaca, namun disekelilingnya dihiasi lukisan alam, layaknya berada di alam bebas. “Untuk melukis latar belakang dan menghias sekeliling hewan yang diawetkan, kami sengaja mendatangkan ahlinya dari Afrika agar benar-benar mirip aslinya,” jelas Nia seraya menegaskan, semua hewan di museum ini asli bukan replika, kecuali kerangka dinoasurus raksasa yang ada di bagian depan.

Untuk memasuki kawasan ini, lanjut Nia, di hari Sabtu, Minggu dan hari libur, pengunjung perlu membayar tiket masuk Rp 50 ribu untuk dua kawasan (BSZ dan Museum Satwa). Sedangkan di hari biasa, tiket masuknya
Rp 40 ribu.

Swita, Gandhi / bersambung

Views : 4246

blog comments powered by Disqus
JIS Melakukan Pelanggaran Hukum Lain?
Mantan Guru di JIS Diduga Perkosa 90 Anak
Tersangka Pedofil Buronan FBI Pernah Jadi Guru di JIS
Untuk Pengamanan, JIS Ubah Layout Kamar Mandi
Komnas PA: Amati Tanda Anak yang Jadi Korban Kekerasan
Korban Kekerasan Seksual Minta Perlindungan
Polisi Periksa Darah Karyawan Outsourcing JIS
JIS Diminta Ikut Memulihkan Korban
Surat Edaran JIS Dinilai Arogan
JIS Dinilai Menghilangkan Barang Bukti
Kecaman untuk Dinda Makin Deras Mengalir di Media Sosial
Fenomena "Dinda", Cermin Kultur Kelas Menengah Saat ini
Akhirnya Dinda Minta Maaf
AW, Tersangka Kekerasan Seksual Dikenal Taat Beribadah
Pengamat: Berhentilah Menghujat Dinda!
JIS Tutupi Tindak Kekerasan Seksual di Sekolahnya?
Kasus Kekerasan Seksual di JIS Tarik Perhatian Seleb
Polisi Periksa Rekaman CCTV JIS
Dugaan Korban Lain Selain AK Memang Benar?
Sudah Dilaporkan Polisi, Mahasiswa Kepolisian Ini Masih Saja Selingkuh
Powered by eZ Publish™ CMS Open Source Web Content Management. Copyright © 1999-2010 eZ Systems AS (except where otherwise noted). All rights reserved.