Print

Selasa, 12 Mei 2009

Yuk, Kenali Sinyal Tubuh!

Tahukah Anda, kram, kesemutan, kedutan, serta jantung berdebar merupakan bahasa dari dalam tubuh untuk mengindikasi adanya gangguan? Bisa jadi itu gangguan yang bersifat serius.

Anda mungkin kerap meng­alami kesemutan maupun kram. Dan kebanyakan orang menganggap itu mah biasa. Atau, dianggap sebagai konsekuensi tubuh yang kurang prima dalam beraktivitas. Namun, adakalanya Anda juga harus meningkatkan kewaspadaan, karena sinyal-sinyal tubuh tadi tak selamanya merupakan hal yang wajar terjadi.

Seperti yang dijelaskan dr.­ Yusak M. Siahaan, SpS, neurologis dari Siloam Hospital Karawaci, sinyal tubuh seperti kram, kesemutan, kedutan, dan jantung berdebar memiliki mekanisme kejadian seperti aktivitas biasa, tapi bisa saja merupakan hasil dari ketidaknormalan.

Dalam beberapa hal, ini me­ru­pakan bentuk reaksi otot berdasarkan perintah syaraf untuk melakukan kerja tertentu. Jika kita ingin melakukan gerakan secara sadar, maka dibutuhkan perintah dari otak menuju otot dengan perantara syaraf.

Perintah ini memerlukan si­nyal listrik yang dihasilkan dari perpindahan ion natrium dan kalium dari ekstra sel menuju intra sel syaraf hingga mencapai target otot.

Pada kondisi tertentu, sinyal yang dihasilkan bukan merupakan hasil perintah otak secara langsung. Biasanya ini terjadi karena gangguan dalam mekanisme penghantaran listrik akibat kondisi tertentu.

Kesemutan

Pernahkah merasakan sensasi ribuan semut menjalar di bagian tubuh tertentu? Biasanya ini terjadi ketika Anda sudah duduk bersila atau tidur beralas tangan terlalu lama. Sensasi ribuan semut atau yang awam disebut kesemutan ini sebenarnya pertanda atau sinyal tubuh yang diakibatkan listrik dari syaraf yang tak berjalan baik.

Memang tak setiap kali kese­mutan lantas perlu dikhawatirkan sebagai pertanda gangguan syaraf. Hanya saja, jika kesemutan dirasakan menetap cukup lama dan mengganggu, Anda perlu waspada! Menurut Yusak, kesemutan bisa jadi merupakan gejala paling ringan dari gangguan syaraf yang terjadi pada sistem syaraf.

Pada stadium awal gangguan syaraf masih mengganggu seputar fungsi sensorik tubuh dengan ra­sa kesemutan hingga rasa kebas. Gangguan syaraf lalu dapat berlanjut menuju mengganggu fungsi motorik yang menyebabkan kesulitan menggerakkan bagian tubuh hingga kelumpuhan.

Jika terjadi pada sistem ko­or­dinasi tubuh dengan derajat gangguan syaraf yang lebih parah, bisa menyebabkan gangguan kemampuan mengendalikan fungsi tertentu. Misalnya, tak dapat menahan buang air besar. Lokasi terjadinya kesemutan juga bisa menjadi penunjuk lokasi terjadinya kerusakan pada syaraf.

Misalnya, jika kesemutan bersifat fokal (setempat) pada lokal tertentu seperti pada setengah telapak tangan, mulai ibu jari sampai jari tengah, merupakan salah satu gejala carpal tunnel syndrome .

Biasanya disebabkan adanya tekanan pada syaraf akibat gerakan repetitif terus menerus seperti posisi tidur yang salah, pekerjaan monoton dengan posisi telapak tangan menekuk yang menyebabkan terowongan karpal menyempit.

Jika kesemutan terjadi di satu bagian tangan dan menjalar, bisa jadi merupakan pertanda adanya syaraf di leher terjepit atau HNP (hernia nucleus pulpolus ) servikal. Kesemutan yang terjadi pada se­tengah bagian tubuh kanan atau kiri, dapat menjadi pertanda adanya gejala stroke di sisi otak yang bersebrangan.

Jika kesemutan terjadi di se­lu­ruh tubuh, besar kemungkinan disebabkan penyakit metabolik seperti diabetes. Atau bisa juga disebabkan adanya racun dalam tubuh maupun infeksi penyakit.

Kesemutan di kedua belah kaki, bisa jadi merupakan tanda adanya gangguan pada syaraf di tulang belakang. Sedangkan kesemutan pada telapak kaki bisa disebabkan syaraf di bagian pinggang terjepit.

Beberapa pasien juga ada yang mengeluhkan kesemutan pada wa­jah. Menurut Yusak, sebenarnya tak bisa didiagnosa kesemutan pada wajah sebagai gejala tertentu.

Umumnya, gangguan syaraf wajah yang menyebabkan gang­guan fungsi sensorik sehingga menimbulkan rasa nyeri, bukan kesemutan. Jika seseorang mengeluh kesemutan di wajah, bisa jadi ia tak menyadari kesemutan di area lain misalnya setengah badan atau gejala stroke.

Laili Damayanti

Dilihat : 2553 orang
  • Rating :
  • 2.5/5 (123 votes)
blog comments powered by Disqus




Copyright © Tabloid Nova , All Rights Reserved 2012