Print

Jumat, 11 Desember 2009

Menggunting Kuku si Kecil

Foto: Dok. NOVA

Ini salah satu pekerjaan yang sebetulnya mudah namun sering membuat Anda ragu untuk melakukannya, bukan? Apalagi jika terluka. Hal ini biasanya terjadi karena Anda merasa takut-takut dan tak yakin pada diri sendiri. Akibatnya, tangan menjadi gemetar dan jari anak pun ikut terpotong.

Agar lain kali hal itu tak terulang dan lebih percaya diri, langkah-langkah berikut ini dapat Anda tiru.
Pilih waktu yang tepat. Salah satu yang paling ideal adalah sehabis si kecil mandi. Selain ia cenderung lebih nyaman dan santai, air pun membuat kukunya lebih lunak dan lebih gampang dipotong.

Gunting kuku dengan arah lurus agar jemari anak terhindar dari luka akibat gunting. Pegang tangan dan jari anak tapi jangan dengan cara mencengkeram karena anak pasti berontak. Setelah itu Anda bisa merapikan/menghaluskan kukunya dengan alat khusus untuk itu.

Gunakan gunting kuku (baik yang berbentuk gunting maupun clipper) khusus untuk bayi/anak-anak. Soalnya clipper berukuran mini memang dibuat pas seukuran kuku anak. Sedangkan yanng berupa gunting, biasanya ujung-ujungnya tidak tajam.

Menggunting kuku anak sebaiknya dilakukan secara rutin. Setidaknya sekali dalam seminggu. Khususnya pada bayi karena si kecil cenderung menggerak-gerakkan jemarinya ke mana-mana, termasuk wajahnya. Kuku yang tajam, dapat melukai wajahnya.

Jika masih merasa ragu-ragu juga, minta bantuan pasangan untuk memegang bayi atau mengalihkan perhatiannya dengan memberi si kecil mainan agar anda dapat menggunting kukunya dengan mudah. Hentikan pekerjaan jika si kecil terus meronta. Karena umumnya bayi atau anak kecil rewel saat kukunya digunting, banyak orang tua mereka merasa lebih nyaman menggunting kukunya saat ia tidur.

Dok. NOVA

Dilihat : 1471 orang
  • Rating :
  • 0/5 (0 votes)
blog comments powered by Disqus




Copyright © Tabloid Nova , All Rights Reserved 2012