Senin, 4 Januari 2010
25 Cara Mengatasi Kekacauan Kerja (3)
14. MANFAATKAN CATATAN PENDEK
Tuliskan jawaban pendek dan seperlunya dalam memo tugas antar departemen. Kemudian segera sampaikan pada yang bersangkutan. Akan lebih baik bila Anda menambahkan komentar singkat yang bersifat membangun dan memberi sentuhan pribadi. Seperti “ide yangbagus, teruskan!”.
15. SURAT SAJA TIDAK CUKUP
Bila mengirim surat jangan lupa mengkonfirmasikannya lewat telepon. Bisa jadi orang yang dikirimi tak mengerti maksud Anda.
16. WASPADAI “MONSTER” RAPAT
Menurut penelitian, rapat dan ertemuan merupakan pemborosan waktu tertinggi. Jadi pertimbangkan baik-baik sebelum memutuskan sebuah rapat. Betulkah perlu diadakan, besarkah manfaatnya? Jangan-jangan tanpa rapat pun, urusan bisa diselesaikan. Bila rapat memang perlu, mulailah selalu tepat waktu. Hindari pembicaraan di luar masalah.
17. TENTUKAN DEADLINE DENGAN PERTIMBANGAN
Jangan menetapkan batas waktu pekerjaan yang harus Anda selesaikan secara ketat. Apalagi bila alasanya cuma ingin menyenangkan orang lain atau ingin dianggap hebat. Bersikaplah realistis. Tekanan yang berlebihan sebetulnya hanya kan memperpanjang waktu kerja. Anda buang waktu percuma. Belum lagi kelelahan luar biasa yang meracuni Anda. Akan lebih baik bila Anda mempertimbangkan faktor-faktor di luar dugaan dengan menentukan batas waktu yang lebih longgar, namun memberikan hasil yang memuaskan semua pihak.
18. MENGAMBIL PUTUSAN DENGAN CEPAT
Menunda-nunda penangambilan keputusan hanya akan menyita waktu. Juga menyeret Anda pada kondisi kebutaan untuk memperoleh pandangan tentang berbagai alternatif yang bisa ditempuh.
19. BUKAN CUMA MASALAH
Kalau Anda berniat membawa masalah ke atasan, ajukan pula bagaimana pemecahannya. Dengan cara itu Anda kan menghemat banyak waktu. Atasan Anda pun pasti akan mempertimbangkan kreatifitas dan kemampuan berpikir Anda untuk melihat jauh ke depan sebagai nilai lebih yang amat berharga.
Dok. NOVA
