Print

Rabu, 6 Juli 2011

Indahnya Tanaman Merambat

Hom Scoldia (Foto: Ahmad Fadilah)

Selain warna dan bentuk bunga yang menawan, tanaman merambat juga gampang ditanam serta mudah perawatannya.

Secara umum, ada dua jenis tanaman merambat, yakni tanaman merambat semi berkayu dan tanaman merambat yang tidak berkayu. Kelebihan tanaman merambat semi berkayu adalah bisa dibuat sebagai taman untuk pergola, bisa juga dibuat sebagai tanaman perdu, tanpa harus ada penopang. “Pangkal batangnya bisa membesar seiring usianya,” kata Cecep S. Darma, SP  dari Sekar Gemati Nursery and Agrotourism , Cidahu, Sukabumi. Sementara tanaman merambat non berkayu butuh penopang untuk perambatan.

Tanaman merambat juga membutuhkan pemangkasan, karena pola tumbuhnya yang menjulur. Tapi, tentu pemangkasan disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk tanaman merambat semi berkayu, pemangkasan relatif lebih jarang karena pertumbuhannya lebih lambat dibanding tanaman tidak berkayu. Rata-rata 3-6 bulan sekali, tergantung jenis tanaman dan kebutuhan.

Penyiraman juga disesuaikan dengan cuaca dan lokasi. “Indikasi apakah tanaman butuh penyiraman sebetulnya mudah. Cukup masukkan tangan ke dalam media tanam. Jika terasa lembap dan dingin, tidak usah disiram. Atau, ambil tanahnya lalu peras. Kalau masih terasa ada airnya, tak usah disiram,” lanjut Cecep.

Nah, apa saja sih, jenis tanaman merambat yang ada? Selain jenis-jenis yang sudah dikenal awam, seperti Alamanda, ada banyak jenis tanaman merambat yang memiliki warna bunga menawan, seperti yang dijelaskan Cecep:

Bauhimia Kockiana 

Tanaman merambat yang satu ini termasuk rajin berbunga dengan koleksi warna kuning dan merah. Ia sangat cocok hidup di daerah panas, seperti Jakarta, karena akan membuat warna bunga lebih keluar dan full . Bauhimia kockiana  juga berbunga sepanjang tahun dan sangat mudah dibudidayakan. Sistem perbanyakan biasanya dengan cara cangkok, karena ia termasuk tanaman merambat semi berkayu.

Media tanam sangat penting untuk pertumbuhan awal. Biasanya, dipakai pakai media tanam berupa kompos, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:2:1. Bauhimia Kockiana  butuh media tanam yang porous agar air bisa keluar dengan cepat, namun tidak langsung kering. Untuk perawatan, cukup beri pupuk NPK setiap 6 bulan sekali untuk pembungaan. Penyakit yang sering menyerang adalah kutu putih (mealy bugs ). Untuk pengendaliannya bisa digunakan insektisida seperti Curacron.

Scheflera Variegata (Foto: Ahmad Fadilah)

Scheflera Variegata 

Sering disebut dengan Wali Songo. Biasanya berwarna hijau dan batangnya tidak lentur. Nah, Wali Songo jenis variegata  ini memiliki warna putih kombinasi kuning keputih-putihan. Ketika sudah panjang, batangnya lebih lentur sehingga bisa dirambatkan. Media tanamnya sama, yakni menggunakan kompos, arang sekam dan pupuk urea. Selain kutu putih, Scheflera  sering diserang embun jelaga, yaitu vlek-vlek hitam pada daun seperti jelaga. Kelebihan air masih bisa ditoleransi, tetapi harus hati-hati pada risiko busuk akar.

Stephanotis Floribunda

Bunganya berwarna putih bergerombol seperti corong kecil. Baunya harum, sehingga banyak dicari orang. Bisa hidup di daerah panas seperti Jakarta. Tanaman ini mampu berbunga sepanjang tahun (bisa 3 kali setahun). Bunganya bisa tahan 3-4 minggu karena keluar susul-menyusul. Kutu putih masih menjadi gangguan yang paling sering menyerang, selain kadang-kadang daun yang mengkerut. Sebaiknya jangan terlalu basah (kebanyakan menyiram), karena rentan busuk akar. Ia juga lebih suka di daerah yang terkena sinar matahari langsung, karena bunganya bisa keluar sempurna dan penuh.

Strophantus Gratus

Sering disebut dengan Oliander merambat. Tanaman ini bergetah, rajin berbunga dengan bunga bergerombol. Suhu udara yang diinginkan berkisar antara 16- 31 °C. Jenis tanaman ini tahan naungan dan tahan terpapar matahari. Termasuk tanaman semi berkayu, Strophantus Gratus  bisa ditanam merambat, bisa pula dibuat perdu. Jika menginginkan perdu, cukup potong setiap kali batang naik, sehingga batang di bagian bawah menjadi membesar dan membentuk. Daun dan bunga jadi kompak.

Strophantus Gratus  merupakan salah satu tanaman yang masih belum banyak dikoleksi masyarakat. Gangguannya, selain kutu putih, juga kerap dihinggapi karat pada daunnya, meskipun biasanya tidak terlalu berpengaruh dibandingkan serangan kutu putih.

Srophantus Persuii (Foto: Ahmad Fadilah)

Strophantus Persuii

Sering disebut Melati Jeng­got, karena memiliki semacam sulur yang menggantung bak jenggot. Termasuk tanaman merambat semi berkayu. Bunga dan batangnya tidak terlalu kelihatan ketika dirambatkan. Perawatan dan gangguan relatif sama dengan jenis tanaman merambat yang lain.

Vallaris Glabra

Salah satu ciri Vallaris Glabra  adalah wangi khas aroma pandan yang keluar dari bunganya. Tak heran bila ia merupakan tanaman favorit untuk dikoleksi. Secara umum, cara penanaman, perbanyakan dan perawatannya sama dengan tanaman merambat lain. Salah satu gangguan yang khas adalah kutu tempurung. Pengendaliannya dengan pestisida sistemik, tidak cukup dengan pestisida kontak. Pasalnya, kutu yang satu ini memiliki lapisan yang mengurung dirinya, sehingga ketika terkena pestisida kontak, hanya tempurungnya saja yang terkena.

Hom Scoldia

Dari jauh ia tampak seperti Bugenvil. Mampu berbunga sepanjang musim, dengan koleksi warna peach, kuning, merah, dan agak pink. Hom Scoldia  lebih menyukai sinar matahari yang penuh. Perawatan dan cara penanaman sama dengan jenis tanaman merambat lainnya.

Thunbergia Mysorensis

Termasuk tanaman merambat yang tidak berkayu. Batangnya lebih kecil dan lemah, sehingga membutuhkan penopang. Batangnya melilit ke mana-mana. Sayangnya, ia hanya bisa tumbuh di udara yang sejuk dingin, pada ketinggian di atas 300 dpl. Orang menyebut Thunbergia  Mysorensis sebagai bunga menggantung. Dan lebih menarik lagi, kalau sudah banyak, maka bunganya akan terlihat seperti tirai.

Hasto Prianggoro

Foto: Ahmad Fadilah, Koleksi Tanaman: Sekar Gemati Nursery and Agrotourism, Cidahu, Sukabumi

Dilihat : 4264 orang
  • Rating :
  • 1/5 (2 votes)
blog comments powered by Disqus




Copyright © Tabloid Nova , All Rights Reserved 2012