Print

Kamis, 26 Januari 2012

Shanghai Swing, Fleksibelnya Cheongsam

Foto: Ahmad Fadilah

Sebastian Gunawan menampilkan cheongsam dalam bentuk bebas. Seperti apa?

Sebastian Gunawan sepertinya tidak puas dengan bentuk cheongsam yang ada dan memilih mengeksplorasi busana ini dengan maksimal.  Lewat pagelaran busananya yang bertajuk Shanghai Swing , pria ini membuktikan bahwa cheongsam dapat memiliki banyak bentuk dengan segala kemungkinannya; glamour, sweet, playful ataupun super feminin. 

Sebanyak 50 koleksi cheongsam dipamerkan di Hotel Mulia Jakarta tanggal 11 Januari lalu. Sebastian mengubah konstruksi cheongsam dengan berbagai macam look , namun tetap menunjukkan ciri khas klasik yaitu kerah China, siluet ramping dan lengan pendek. Suatu saat Sebastian menampilkan deretan cheongsam yang innocent dengan palet putih, kemudian selanjutnya cheongsam beraura super glamor muncul dengan taburan kristal, manik dan aksen bulu. Pria yang dipanggil Seba ini juga menampilkan koleksi cheongsam detail bordir yang menampilkan gambar bunga dan burung yang identik dengan lukisan China.  Pria yang murah senyum ini memberikan nuansa yang sama sekali berbeda ketika menghadirkan cheongsam yang terdiri dari two-pieces (bolero dan dress ) hingga three-pieces (bolero, blus dan rok).

Pengaruh budaya Indonesia coba ditampilkan dengan cheongsam bersiluet kebaya, sehingga tercipta perkawinan budaya yang begitu apik. Silang budaya ditampilkan pula lewat padanan aksesori yang terinspirasi budaya Tibet dan India. Atraktif dan kreatif.

Shanghai Swing menunjukkan betapa fleksibelnya sebuah busana cheongsam, sehingga para pecinta mode tetap dapat menampilkan identitas dirinya dalam gaya bernuansa oriental.

 Franka

Dilihat : 677 orang
  • Rating :
  • 3/5 (135 votes)
blog comments powered by Disqus




Copyright © Tabloid Nova , All Rights Reserved 2012