Minggu, 14 Maret 2010

Chicco Jerikho Suka Wanita Mandiri dan Sabar

Chicco Jerikho (Foto: Daniel Supriyono)

Nominasi Panasonic Gobel Awards (PGA) ke-13 memunculkan nama baru dikategori Aktor Terfavorit, Chicco Jerikho (25). Chicco harus bersaing dengan Dude Herlino, Teuku Wisnu, Baim Wong, dan Adly Fairuz yang sudah terbiasa masuk nominasi awards berdasarkan popularitas.

Wajah Chicco sebetulnya tak terbilang baru lagi di dunia hiburan. Ia mengawali kariernya sebagai juara wajah sampul di sebuah majalah remaja tahun 2000. Berbekal predikat itu, Chicco mulai menjadi bintang iklan, bermain sinetron, dan film.

Namun, pria kelahiran 3 Juli 1984 ini mulai menemukan bintang terangnya saat berperan sebagai Reno di sinetron kejar tayang Cinta Bunga (CB) dan Cinta Bunga Season 2 pada 2009 lalu. Di CB, ia beradu akting dengan Laudya Cynthia Bella (LCB) yang kemudian menjadi kekasihnya.

Masa sebelum CB memang cukup berat buat Chicco. Kejadian tak lulus kasting sebuah peran sudah beberapa kali dialaminya. Namun, ia menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik lagi. “Yang paling membuat gue sedih, waktu enggak diterima main film tentang tinju. Padahal gue berharap banget. Tapi, setelah sedihnya hilang, gue semangat lagi,” tutur Chicco yang baru saja menyelesaikan sinetron Bayu Cinta Luna .

Di samping itu, pemilik nama lengkap Chicco Jerikho Jarumilind ini kini mengaku telah menemukan rumah produksi yang tepat baginya, yaitu MD Entertainment. Oleh MD, ia dikontrak secara eksklusif. Ia sangat senang bisa bergabung dengan MD karena suasananya yang sangat kekeluargaan. MD juga sangat membantunya memilihkan peran-peran yang pas untuknya sehingga potensinya bisa makin terasah. “Di rumah produski sebelumnya sinetron gue lebih banyak untuk teve kabel, jadi jarang ditontong orang,” kata pemilik tinggi 179 cm dan bobot 70 kg ini.

Nominasi di PGA dianggap Chicco buah dari kolaborasinya dengan MD. “Chemistry gue pas dengan MD.” Namun, ia pun mengaku kaget nominasi itu datang secepat ini. “Jujur gue enggak menyangka. Gue enggak tahu, sebelum Sanjay Mulyani (Manajer Casting MD) memberi selamat. Gue bersyukur banget .”

Melihat para pesaingnya yang lebih "senior", Chicco tak mau muluk-muluk, tapi juga tak merasa rendah diri. “Mereka punya apa yang memang gue enggak punya, tapi gue punya apa yang mereka enggak. Ya, buat gue masuk nominasi saja sudah senang banget.”

Menabung Untuk Masa Depan

Mendapatkan PGA atau tidak, karier Chicco memang masih terbentang luas. Jika semasa kecil ia bercita-cita menjadi pilot, kini Chicco ingin menjadi aktor sejati. “Gue pengen lebih dalam belajar akting. Mau sekolah akting tapi sekarang belum sempat,” kata pengidola Al Pacino yang selama ini belajar ilmu peran secara otodidak dari lokasi syuting dan mengamati film.

Chicco memang sedang semangat-semangatnya berakting. Sistem syuting kejar tayang sejauh ini tak membuatnya jenuh. Pekerjaannya ini dianggapnya sudah risiko. Hanya saja, karena tuntutan syuting yang hampir setiap hari, membuat Chicco cuti dulu dari kuliahnya di Universitas Moestopo jurusan Advertising . “Tapi, bagaimana pun pendidikan tetap nomor satu. Nanti akan gue selesaikan,” tekadnya.

Keluarganya pun bangga dan mendukung pilihan Chicco untuk serius di dunia akting. Penghasilan dari berakting sebagian besar ditabungnya. “Gue enggak suka investasi. Dulu, pernah gue ikut investasi, tapi uangnya hilang dan tak jelas ke mana. Lebih baik sekarang menabung sebanyak-banyaknya. Gue belum bisa sebutin uang itu untuk apa, yang pasti buat masa
depan.”

Masa depan Chicco bisa jadi bersama Bella. Ya, selesainya sinetron CB tak membuat hubungan Chicco dan Bella terhenti. Kemesraan mereka di layar kaca memang berlanjut ke dunia nyata. “Kami bukan cinlok (cinta lokasi), lho. Kami pacaran selesai dari Cinta Bunga ,” tegas Chicco yang sempat kucing-kucingan dengan wartawan dan menepis tudingan ia terlibat cinta lokasi dengan Bella. Chicco mengaku sebagai tipe pria yang perlu waktu cukup lama untuk menilai dan memacari seorang wanita.

Mereka resmi berpacaran pada 9 Februari 2009. Terus terang, Chicco tertarik kepada Bella karena kemandiriannya. “Dia perempuan, anak paling kecil di keluarganya, tapi bisa survive . Pikirannya dewasa dan juga sabar. Beberapa kali kami pernah konflik, tapi bisa diselesaikan karena kami saling terbuka,” lanjut Chicco yang tak suka wanita posesif, cerewet, pengeritik, dan agresif.

Kendati demikian, Chicco mengakui, beradu akting dengan Bella amat menyenangkan. “Gue marasa tek-tok,” aku Chicco yang berharap bisa satu sinetron lagi dengan Bella. Selama berbeda sinetron, jika ada waktu luang, Chicco selalu menyempatkan diri bertemu Bella yang juga sedang syuting kejar tayang Kesetiaan Cinta .

Sejauh ini Chicco mengakui, hubungannya dengan mantankekasih Bella, Raffi Ahmad dan Ananda Mikola, baik-baik saja, meski beberapa waktu lalu Chicco tak terlihat di perayaan ulang tahun Bella (23/2) di lokasi syuting. Chicco pun tak bisa memprediksi apakah hubungan ini akan berakhir di pelaminan. Seperti diketahui pula, mereka memiliki kendala dalam keyakinan. “Untuk hubungan kami ke depan, kami jalani yang terbaik saja.”

Selain sedang saling menyelami pribadi masing-masing, Chicco dan Bella juga telah saling memperkenalkan ke keluarganya. Orangtua mereka pun sudah berkenalan. Chicco pernah bertandang ke keluarga Bella di Bandung, bahkan kabarnya Chicco sempat membawa Bella ke Bangkok, Thailand untuk bertemu kerabat dari ayah Chicco.

Chicco memang blasteran Thailand-Indonesia. Ayahnya pengusaha kelahiran Bangkok, Chana Jarumilinal, sedangkan ibunya Deby, berdarah Batak. Nama Chicco Jerikho yang unik dan sering salah ditulis, memiliki makna sendiri. “Chicco pemberian dari ibu yang berarti lelaki. Sedangkan Jerikho pemberian dari kakek yang berasal dari benteng Yerikho,” tutup Chicco.

Ahmad Tarmizi

Dilihat : 10763 orang
  • Rating :
  • 1/5 (8 votes)
blog comments powered by Disqus