Membership
Lupa password?
Peristiwa

Aipda Patah Sudah Diincar
Selasa, 30 Juli 2013
Rikwanto

Foto: Laili

Kasus penembakan Aipda Patah Saktiyono (55) oleh dua pengendara misterius di Jalan Cirendeu Raya depan sekolah Al Fath, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (27/7) dini hari lalu masih diselidiki polisi.

Dalam perkembangan terakhir, polisi masih mendalami beberapa alternatif. "Kami sedang gali apakah ini kasus kecelakaan lalu lintas, perselisihan di waktu sebelumnya atau teroris. Kami masih dalami semua dari keterangan korban," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepadatabloidnova.com , Senin (29/7).

Saat ini dipastikan kondisi Patah sudah mulai membaik dan bisa bicara.

"Terkait kejadian, memang sudah menjadi risiko petugas kepolisian yang memerangi kejahatan sehingga dapat timbul sakit hati maupun dendam," tukas Rikwanto.

Salah satu fakta yang didapat dari keterangan dan olah TKP, Aipda Patah ditembak dari jarak dekat sekitar 1 hingga 2 meter.

"Sasaran ini sudah dibuntuti dan dibidik dari belakang saat mengendarai sepeda motor," ungkap Rikwanto lagi.

Dijelaskan Rikwanto, saat mengendarai sepeda motor, Patah menggunakan helm dinas yang bertulisan polisi. "Dari kondisi ini tampaknya sasaran memang tidak acak," ujarnya lagi.

Selain itu, berhubung yang bersangkutan menggunakan ransel, pelaku pilih tembak korban dari samping. Patah pun menderita luka tembak di dada dan tembus ke samping.

"Saat tertembak, yang bersangkutan sempat masih menjalankan sepeda motornya sekitar 200 meter dan baru berhenti setelah mencapai masjid. Baru korban mendapat pertolongan warga," ujar Rikwanto.

Sayangnya, sampai saat ini peluru yang menembus dada Aipda Patah masih belum ditemukan. Senjata pelaku maupun identitas pelaku juga belum mendapat titik terang.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat lekas terungkap siapa dan apa motif pelaku menembak korban," tandas Rikwanto.
Laili


blog comments powered by Disqus