Membership
Lupa password?
Wanita

Mengatasi Nyeri dan Luka Usai Persalinan
Senin, 15 April 2013
persalinan

Foto: Dok. NOVA

Saat persalinan, daerah antara vagina dan anus yang disebut perineum dapat robek atau sengaja dipotong dokter untuk memudahkan bayi keluar. Jika dokter memotong daerah tersebut, prosedur ini dinamakan episiotomi.

Setelah melahirkan, daerah ini akan menjadi sangat sensitif selama beberapa hari atau minggu. Anda akan merasa nyeri ketika duduk, berjalan, batuk, atau bersin.   Untuk meredakan pembengkakan, nyeri, dan bahkan gatal, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sendiri. Yakni:

Es . Dalam 24 jam pertama setelah melahirkan, cobalah mengompres daerah tersebut dengan es untuk membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Air hangat . Aliri daerah itu dengan air hangat saat Anda buang air kecil untuk mencegah rasa nyeri yang menyengat.

Salep atau cairan a nestesi . Semprotkan atau olesi luka dengan cairan atau krim anestesi untuk membuat luka mati rasa sementara.

Berendam . Kurang dari 24 jam setelah melahirkan, rendam bagian pinggul ke bawah dengan air hangat. Lakukan setiap kali mandi selama beberapa hari. Atau Anda bisa mengompresnya bagian itu dengan air hanga untuk meringankan rasa sakit.

Istirahat . Berbaringlah ke samping selama mungkin untuk meringankan tekanan pada daerah episiotomi. Jangan duduk atau berdiri terlalu lama. Ketika Anda akan duduk, otot pantat akan menegang . Duduklah di atas bantal yang lembut agar Anda merasa lebih nyaman.

Kegel . Lakukan latihan yang memperkuat otot-otot di dekat sayatan untuk membantu daerah itu cepat sembuh. Caranya, kencangkan daerah seolah-olah Anda sedang mencoba menaham pipis. Tahan kontraksi selama 10 detik, lalu lepaskan. Ulangi 20 kali sehari. Anda dapat melakukannya kapan saja.

Kebersihan . Jaga daerah tetap kering dan bersih dengan menepuk-nepuknya dengan kasa bersih dan berhati-hati untuk tidak menggosoknya. Sering-sering mengganti pembalut, setidaknya setiap empat jam, dan coba untuk tidak menyentuh luka.

Pakaian longgar . Hindari celana dan celana dalam ketat yang dapat menyebabkan gesekan dan mengiritasi luka.

Diet k aya serat . Banyak makan makanan kaya serat dan minum air putih akan membuat kotoran Anda lebih lembut.

Namun, jika luka tak kunjung sembuh dan malah menimbulkan beberapa gejala berikut ini, segeralah periksakan ke dokter. 

Tanda-tanda infeksi seperti demam, menggigil, bengkak, kemerahan, nyeri yang tak kunjung membaik, luka berbau , perdarahan.

Rasa nyeri yang baru atau semakin buruk.

Masalah mengontrol buang air besar atau kecil.

Ester Sondang


blog comments powered by Disqus