Membership
Lupa password?
Umum

Waspada Kelebihan Zat Besi
Selasa, 16 April 2013
image

Ilustrasi

Zat besi sangat dibutuhkan tubuh untuk membantu proses pembentukan sel darah merah. Zat besi yang baik bisa Anda dapatkan melalui daging merah atau sayuran berwarna hijau dan kacang-kacangan. Namun ternyata, terlalu banyak mengkonsumsi zat besi dapatmenyebabkan masalah serius.

Zat besiyang berlebihan tadi akan disetorkanke organ-organtubuh (yang tidak terlalu membutuhkan zat besi)dan menyebabkanpenyakit, sepertijantungdanpankreashati.Kadar zat besidapat dikurangi melaluiproses mengeluarkan darah(penghapusan darah)ataudenganobat-obatan.Konsultasikanlah dengan dokter cara apa yang aman bagi tubuh Anda.

Anemia Vs Jantung

Orang dengan anemia, darahnya sudah pasti kekuranganoksigen. Artinya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa oksigen yang cukup ke organ mereka.Biasanya gejala anemia yang disebabkan jantung terkait denganaritmia (irama jantung yang abnormal), sesak napas, dan nyeri dada.

Anemia pada Anak

Sekitar satu dari tujuh anak-anakmengidapanemiadi usia2tahun. Pemicunya, biasanya,karena mereka kekuranganzat besi.Orang yangmengidapanemia defisiensi besi,cenderung merasakan dorongan untuk makan hal-hal yang tidaksehat. Perilakuini biasanyadisebutpica . Tanpa pengobatan, kasus anemiayang parahdapat mempengaruhi perkembangan otaksecara permanen.
Anemia pada Remaja

Jika anak remaja Anda seringmerasalelah, anemia mungkinadalahpenyebabnya. Remaja beresiko anemiadefisiensibesidi masa-masapertumbuhanmereka, karena pada saat itu tubuh anak membutuhkan banyak sekali zat besi namun tidak terpenuhi melalui makanannya. Gadis remaja juga lebih rentan terhadap anemia karena periode menstruasi mereka.
Faktor Risiko Anemia

Perempuan dan orang dengan penyakit kronis memiliki risikotinggi mengidapanemia. Ketika perempuan kehilangan darah dalam periode menstruasi yang berat, mereka bisa menjadi anemia. Kehamilan juga menyebabkan perubahan volume darah seorang wanita yang dapat menyebabkan anemia.Selain itu, penyakit kronis seperti penyakit ginjal dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat sel darah merah.Juga, diet rendah zat besi, folat, atau vitamin B12 juga meningkatkan risiko Anda.

Ester Sondang


blog comments powered by Disqus