Membership
Lupa password?
Umum

Ragam Cara Penularan Penyakit
Selasa, 07 Juni 2011
ilustrasi

Ilustrasi: Pugoeh

Dari ribuan kuman, bakteri, dan virus yang sudah berhasil diidentifikasi, hanya sejumlah kecil saja yang bisa menimbulkan penyakit, terutama yang patogen. Mekanisme penularan yang paling sering terjadi yaitu melalui beberapa organ tubuh, sebagai berikut:

* Saluran napas (dengan cara inhalasi atau terhirup). Ditularkan oleh penderita melalui semburan cairan yang keluar saat penderita batuk atau bersin.

* Saluran cerna (dengan cara tertelan). Patogen yang keluar melalui tinja bisa mencemari makanan dan minuman yang kemudian dimakan. Penularan ini disebut fecal-oral atau dari tinja ke mulut.

* Kontak langsung. Patogen ditularkan melalui jabatan tangan atau ciuman.

* Kulit, selaput lendir (inokulasi). Kuman-kuman jahat bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau selaput lendir yang koyak. Misalnya karena luka operasi, transfusi, tato, tindik dan lain-lain.

* Plasenta. Beberapa penyakit menular ibu dapat ditularkan melalui plasenta ke janin. Umpamanya, Hepatitis B, HIV, Rubella dan lain-lain.

SUMBER PENYEBAB PENYAKIT

Umumnya, penyakit yang paling sering menyerang bayi dan anak adalah flu, selesma (influenza), dan diare. Sumber penyakit (infeksi) tersebut bisa berasal dari luar maupun dalam tubuh. Terbanyak berasal dari luar tubuh atau yang disebut infeksi eksogen. Sumber infeksi tersebut antara lain:

* Manusia

Sumber ini paling sering terjadi. Seseorang yang tengah menderita suatu penyakit menular dapat menyebarkan patogennya pada orang lain. Penularannya bisa saat si penderita belum menunjukkan gejala sakit tapi kuman sudah masuk ke dalam tubuh, misalnya hepatitis A. Namun penularan lebih sering terjadi saat di tengah-tengah rentang sakitnya, seperti batuk rejan. Ada juga penyakit yang ditularkan setelah penderita menunjukkan kesembuhan, misal demam tifus. Namun ada cara penularan "tersembunyi". Contohnya hepatitis B yang bercokol untuk jangka waktu lama, tanpa menimbulkan gejala, tapi si penderita potensial menulari orang lain.

* Binatang

Penularan dari binatang ke manusia bisa terjadi seperti oleh rotavirus sehingga manusia berisiko mengalami infeksi tertentu. Produk binatang seperti susu, daging, juga dapat menjadi sumber penularan penyakit infeksi tertentu. Ini karena pengolahan yang tak baik atau terkontaminasi.

* Gigitan serangga atau nyamuk

Penyebaran penyakit menular bisa terjadi lewat perantara nyamuk seperti pada penyakit malaria dan demam berdarah.

* Tanah

Tanah mengandung jasad renik dalam jumlah yang sangat besar. Sebagian besar tak membahayakan tapi ada pula yang dapat mengancam jiwa. Misalnya, kuman penyebab tetanus. Udara dan debu juga bisa terkontaminasi jasad renik dari berbagai sumber.

* Makanan dan minuman

Makanan dan minuman sangat mudah terkontaminasi patogen bila diolah oleh orang yang tengah menderita suatu penyakit menular. Penyakit tifus (suatu infeksi kuman) dan hepatitis A (suatu infeksi virus) bisa ditularkan melalui makanan dan minuman. Oleh karena itu, risiko penularan penyakit menular ini akan meningkat pada kondisi sanitasi dan higiene yang buruk.

* Barang sehari-hari seperti handuk, pakaian, dan peralatan makan

Barang-barang yang dipakai penderita suatu penyakit infeksi dapat menularkannya pada orang lain yang memakainya.

Dedeh

Views : 7481

blog comments powered by Disqus