Membership
Lupa password?
Umum

Persiapan Vitamin dan Obat Selama Puasa
Sabtu, 21 Juli 2012
kotak obat

Ilustrasi

Beberapa obat-obatan perlu ada di kotak obat selama puasa. Diantaranya,  vitamin, obat maag, obat batuk dan flu, obat demam, dan obat diare.

Berikut pemaparan dr. Virna Agustina , dokter pada RS. Royal Taruma Jl. Daan Mogot No. 34 Jakarta Barat,  apa saja yang perlu ada di kotak obat selama puasa serta tips menerapkan aturan pakai obat saat berpuasa.

1.  Obat Antihipertensi

Obat antihipertensi kini sudah banyak di formulasi untuk pemakaian sekali dalam sehari. Obat ini lebih disarankan diminum saat makan sahur sehingga obat tersebut dapat mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari. Riset menunjukkan bahwa tekanan darah mencapai angka paling tinggi pada pukul  9-11 pagi dan paling rendah pada malam hari setelah tidur. Perlu hati-hati jika obat antihipertensi diminum malam hari karena mungkin terjadi penurunan tekanan darah yang berlebihan saat tidur.

2.   Obat Antidiabetes

Obat antidiabetes yang hanya cukup diminum satu kali dalam sehari, sebaiknya digunakan pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula dalam darah, karena pada saat tersebut ada kecenderungan kadar gula dalam darah akan meningkat berlebihan.

Namun apabila obat antidiabetes anda diresepkan dua kali dalam sehari, lebih disarankan diminum saat berbuka puasa dan malam hari sebelum tidur. Hindari penggunaan obat antidiabetes saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa pada siang harinya.

3.  Obat Penurun Kolesterol

Obat penurun kolesterol paling baik diminum pada pukul 7-9 malam, karena memberikan efek lebih baik.

4.  Obat Antiasma

Sebenarnya waktu yang paling baik meminum obat asma adalah pada pukul 3-4 sore. Hal ini karena pad a saat itu produksi steroid tubuh berurang, dan mungkin akan menyebabkan serangan asma pada malam hari. Karena itu, jika steroid dihirup sore hari, diharapkan akan mencegah serangan asma pada malamnya. Obat yang penggunaannya dihirup boleh digunakan oleh orang yang berpuasa dan tidak membatalkan puasa.

5.  Obat Antianemia

Waktu yang paling baik meminum obat anti anemia adalah pukul 8 malam. Penggunaan obat anemia seperti Fe glukonat atau Fe sulfat memberikan efek 3-4 kali lebih baik pada waktu itu daripada diberikan pada siang hari.

Berikut adalah panduan minum obat ketika puasa:

·  Bila aturan pakai  1 kali sehari sebelum makan: Minumlah setelah minum pembuka puasa (setengah jam sebelum makan berat) atau setengah jam sebelum sahur.

·  Bila aturan pakai 1 kali sehari setelah makan: setelah berbuka puasa atau saat sahur

·  Bila aturan pakai 2 kali sehari setelah makan:  Minumlah obat setelah makan berbuka puasa dan setelah makan sahur.

·  Bila aturan pakai 2 kali sehari sebelum makan: Minumlah obat setelah minum berbuka puasa. Setengah jam sesudahnya barulah menikmati makanan berat. Minum obat berikutnya minimal setengah jam sebelum makan sahur

·  Bila aturan pakainya 3 kali sehari setelah makan:  Minumlah obat setelah makan berbuka puasa, sebelum tidur (setelah menyantap sedikit makanan) dan setelah makan sahur

·  Bila aturan pakai 3 kali sehari sebelum makan:  Minumlah obat setelah minum berbuka puasa lalu setengah jam sesudahnya barulah menikmati makanan berat. Penggunaan ke dua saat hendak tidur, tapi perut jangan diisi makanan setengah jam sebelumnya. Penggunaan obat ketiga minimal setengah jam sebelum makan sahur.

Laili / dari berbagai sumber

Views : 869

blog comments powered by Disqus