Membership
Lupa password?
Anak

Termometer Tepat Buat Si Kecil (2)
Jumat, 07 Mei 2010
0kecil

Foto: Agus Nakita

VARIASI SUHU TUBUH NORMAL

Suhu tubuh normal setiap orang sesungguhnya bervariasi bergantung pada waktu pengukuran (pagi, siang atau malam), tempat pengukuran (dalam rongga mulut, di ketiak, atau dalam dubur), faktor usia serta tingkat metabolisme (sebelum atau sesudah makan, sebelum atau setelah melakukan aktivitas fisik).

Pada anak usia kurang dari 12 tahun, suhu tubuh waktu malam hari sering lebih tinggi, rata-rata 37,4 C. Sebagai pedoman, bila suhu tubuh anak tidak melebihi 38 C maka tak perlu dirisaukan karena belum merupakan indikasi untuk diberi obat penurun panas. Sebenarnya suhu yang agak panas malah diperlukan untuk pertumbuhan dan merupakan salah satu mekanisme untuk mempertahankan tubuh dari serangan infeksi atau masuknya benda asing ke dalam tubuh.

PENTING DIPERHATIKAN

* Simpan termometer di tempat yang aman agar tidak mudah pecah dan tidak mudah dijangkau anak.

* Sebelum mempergunakan termometer, jangan lupa bersihkan dulu dengan lap berbahan katun yang sebelumnya telah dibasahi dengan alkohol. Atau bisa juga dibersihkan dalam larutan air sabun hangat lalu bilas dengan air dingin.

* Untuk termometer digital, jangan lupa juga untuk mengaktifkannya sebelum digunakan. Walau demikian, biasakan membaca dahulu petunjuk yang disertakan oleh pabrik pembuat termometer tersebut. Kenapa? Karena mungkin saja termometer yang Anda beli memerlukan cara berbeda untuk pemakaiannya.

* Metode yang dipilih dalam mengukur suhu tubuh si kecil sangat ditentukan oleh usia dan seberapa kooperatif anak. Bagi bayi bahkan sampai usia prasekolah, misalnya, lebih akurat bila diukur menggunakan termometer digital atau telinga. Setelah anak berusia lebih dari empat tahun, termometer digital menjadi pilihan untuk mengukur suhu di dalam rongga mulut.

* Jika anak menderita batuk atau flu sampai-sampai bernapas melalui mulut karena hidung "tersumbat", pengukuran suhu rongga mulut tidak lagi efektif. Gunakan pemeriksaan suhu melalui telinga, ketiak, atau rektum dengan termometer digital.

* Apa pun metodenya, jangan mengukur suhu tubuh segera setelah anak mandi karena akan memengaruhi hasil pengukuran. Agar hasil pengukuran termometer akurat, tunggu sampai si kecil tidur dulu. Maklum, si kecil biasanya merasa geli kalau ketiak atau telinganya dimasuki benda asing.

* Jangan pula mengukur suhu tubuh anak dengan mengandalkan punggung tangan karena perabaan tangan jelas tidak akurat. Pasalnya, tingkat metabolisme dan mekanisme sirkulasi darah tiap individu bervariasi.

Hilman Hilmansyah

Views : 1158

#Tag :


blog comments powered by Disqus