Sabtu, 25 Juli 2009

Suami Gaul, Istri Masygul (2)

Foto : Romy Palar

3. Komunikasi Memang Penting
Jangan pernah memendam rasa sebal atau marah yang bisa berakibat menumbuhkan rasa benci di hati. Ingat, keretakan dalam segala hal ditimbulkan dari hal kecil. Bila tak dikemukakan, akan menjadi duri dalam daging, yang makin menumpuk dan tinggal menunggu meledak.

Tentu tak ingin, kan, pernikahan yang telah Anda berdua bangun, karam begitu saja? Jadi, biasakan membangun pola komunikasi yang positif bersamanya. Terutama soal uang.

Bila pengeluaran untuk gaya hidup Si Dia sudah tak terkendali, cari waktu yang tepat untuk duduk bersama dan bicarakan soal ini. Kemukakan kepadanya untuk mau mengurangi pengeluaran gaya hidupnya.

Misalnya, boleh saja bergaul dan pulang sampai larut malam, tapi jangan setiap hari. Selebihnya, minta Si Dia mengajak Anda bergaul. Bukankah ini lebih menyenangkan?

Tekankah hal ini secara bijak kepada pasangan. Bukan berarti mengekang kebebasan individualnya, tapi menanamkan ‘quality time’ yang lebih berharga bagi Anda berdua.

4. Gaya Mix & Match
Kebutuhan untuk menunjang gaya hidup memang tak sedikit. Apalagi bila punya pasangan metroseksual. Biasanya, pria tipe ini akan menghabiskan dana besar hanya untuk mendadani dirinya agar tampil menawan, dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Nah, untuk mengantisipasi bocornya dompet keluarga, terutama yang dihasilkan dari keringat Anda, jadilah “Si Kreatif” bagi sang suami. Untuk membeli baju-baju necis pasangan, bisa dikurangi dengan metode mix and match.

Lakukan ini secara kreatif, sehingga ia tak perlu berasalan untuk membeli baju baru setiap bulan. Ia bisa pakai baju-baju lamanya dengan gaya baru yang tetap mengikuti tren yang sedang berlaku.

Istilah mendaur ulang tak cuma untuk sampah lho, tapi juga untuk baju-baju dan aksesoris lama. Percayalah, Anda pasti dipuji pasangan. Kreatifitas ini dapat Anda imajinasikan dengan melihat majalah, internet, atau info lainnya.

5. Merawat Diri Bersama
Nah, kini kreatifitas Anda bisa lebih dikembangkan lagi dengan memikirkan cara menghemat pengeluaran untuk merawat diri. Jangan pusing bila Si Dia suka menghabiskan waktu di salon dan spa mahal khusus untuk kaum adam, termasuk fitnes di tempat terkemuka yang biaya per bulannya lumayan menguras kantong.

Kini saatnya berpikir untuk melakukan semuanya bersama dan lakukan di rumah. Misalnya, untuk merawat tubuh, Anda bisa mengajaknya menghabiskan waktu setiap minggu ber-spa di rumah.

Anda tinggal membeli lulur, masker wajah, krim untuk creambath, termasuk memanggil tukang pijat langganan untuk relaksasi atau refleksi, agar otot-otot yang lelah jadi berkurang dan tampil segar kembali.

Pergi ke spa atau salon bisa tetap dilakukan, hanya frekuensinya dikurangi. Misalnya 1 kali sebulan saja. Selain bisa mengurangi pengeluaran, juga menjadi lem perekat bagi Anda berdua agar makin mesra. Dan untuk olah raga, lakukan saja di tempat yang lebih murah, atau jalan/ lari pagi dan berenang bersama.

6. Bercerai? Pikir 1000 Kali!
Bila sudah tak tahan akan kelakuan pasangan, karena ia tak lagi respek kepada Anda, memang tak bisa dipungkiri rasa kesal luar biasa pasti muncul. Namun, jangan buru-buru ingin berpisah!

Ingat, masih banyak masalah lebih berat yang akan Anda alami dalam rumah tangga. Dan sebaiknya persoalan ini jangan dibesar-besarkan. Usahakan cari jalan tengah bila segala pendekatan telah gagal dilakukan.

Konsultasikan kepada pihak ketiga yang netral. Sehingga masalah yang awalnya simpel dan berubah menjadi runyam ini bisa teratasi.

Ajak kembali suami berdialog secara rendah hati dan penuh kasih. Sehingga tak ada kesalahpahaman. Bila perasaan Anda sudah penat, jangan berpikir negatif. Segala hal dapat diselesaikan secara baik dan penuh pengertian, kok. Selamat mencoba!
Afra Mayriani

Dilihat : 1528 orang
  • Rating :
  • 2.5/5 (49 votes)
blog comments powered by Disqus