Membership
Lupa password?
Anak

Bermain Cerdas untuk Bayi Pintar
Selasa, 28 Agustus 2012
ayah ibu anak

Ilustrasi

Bayi belajar tentang dunia  melalui bermain, dan orang tua  belajar tentang cara berpikir bayi dengan  menonton mereka bermain.  

Amati dan cobalah berbagi dalam permainan  bayi, maka orang tua akan mendapatkan ide yang tentang proses pengambilan keputusan dan pemecahan masalah proses dalam perkembangan pemikiran bayi.

Permainan Otak untuk Bayi

Ketika bermain ada triliunan saraf otak bayi yang ikut terangsang dan membangun sinap –sinap saraf sehingga mereka berkembang. Kendati ini baik bagi perkembangan kecerdasan bayi, bayi juga tetap membutuhkan istirahat. Hormati kebutuhan bayi untuk beristirahat.

Penting diperhatikan, pilih permainan yang dilakukan berhadap-hadapan.  Lakukan paling tidak dalam 2 minggu di 2 bulan pertama. Misal, ketika bayi sedang terjaga dan tenang, Anda dapat menggendongnya dengan jarak antar wajah sekitar 20 sampai 30 cm. Lalu perlahan-lahan julurkan lidah. Saat bayi mulai menggerakkan lidahnya, itulah saat Anda mendapatkan permainan. Cobalah permainan yang sama dengan membuka mulut lebar-lebar atau mengubah kontur bibir menciptakan bentuk-bentuk yang unik.

Permainan cermin atau permainan mengimitasi wajah juga merupakan sebuah perminan kontak muka. Seperti ketika bayi mengernyit, cobalah membuka mata dan mulut lebar-lebar atau cobalah membuat ekspresi sedikit berlebihan. Bayi melihat wajah ibu mereka. Permainan cermin ini adalah salah satu permainan yang berpengaruh kuat bagi kesadaran pribadi bayi.  Selain itu, tak ada yang lebih menyenangkan bayi baru lahir selain wajah ibunya.

Bermain dengan Bayi Empat Bulan

Permainan genggam dan goyang adalah salah satu favorit bayi berusia 4 bulan. Anda dapat memberikannya kerincingan, cincin, boneka kain dengan bel, selimut mungil, dan sebagainya.  

Selain itu, Anda juga dapat memberinya mainan yang dapat dinikmatinya sembari duduk. Beberapa permainan dapat dilakukan sembari duduk dalam boks bayi seperti boneka atau balon yang dapat dipukul atau dipeluk si kecil.

Pada usia ini anak juga dapat diberi alternatif mainan tendangan. Sebuah pom-pom, kerincingan dan bunyi-bunyian dapat diberikan di pergelangan kaki bayi sehingga ketika sang bayi menendang akan menimbulkan suara yang menarik perhatiannya.

Beberapa permainan jemari juga dapat diperkenalkan permainan jemari. Berikan sebuah  strip selebar 15 cm di tangan bayi. Perhatikan ketika bayi dapat berfokus pada strip. Ingat, perhatikan ketika bayi bermain dengan strip-nya. Jangan sampai dirinya tersedak mainan tersebut.  

Bermain bola dan blok akan selalu menjadi permainan bayi usia hingga  4  bulan terbaik. Dengannya, bayi dapat melakukan begitu banyak permainan sederhana.  

Sesekali cobalah dudukkan di muka cermin. Perhatikan bayi yang mencoba mematutkan tangan dan wajahnya  di cermin. Ketika Anda pun muncul dalam cermin, bayi akan terpesona dengan refleksi Anda di dalam cermin.

Permainan lain yang tak kalah menyenangkan adalah bola. Dengannya bayi juga dapat menemukan kesenangan dalam berbagai permainan sederhana.

Lalu, cobalah berikan guling empuk pada bayi sejak berusia 4 bulan. Guling akan menjadi  alat permainan yang asyik bagi bayi. Dengannya, bayi dapat bermain merangkak ke atas, melewati bantal dan menghibur diri mereka sendiri.  Biarkan bayi bersama guling di atas matrasnya serta jauh dari bak mainannya selama beberapa waktu. Perhatikan bayi akan  mendorong kakinya dan membuat dirinya bergulung melewati gulingnya untuk mencoba mengejar mainannya.

Bermain Menyenangkan dengan Bayi 6 Hingga 9 Bulan

Bayi pada tahap ini sangat ingin tahu tentang hubungan antara mainan hingga bagaimana benda kecil cocok  dengan mainan yang lebih besar. Anda dapat mulai memperkenalkan bermain wadah dimana bayi dapat bermain mengombinasikan obyek seperti menumpuk, memasukkan dan menata.

Permainan lain, coba gunakan penutup telinga Anda lalu berikan panci dan wajan yang sudah tak terpakai. Anak  senang mendengar suara berisik alat-alat tersebut dipukul dan dijatuhkan. Ini juga salah satu cara permainan sekaligus belajar anak.

Permainan menumpuk dapat dilakukan dengan cara sederhana, misal dengan menggunakan mangkuk atau cangkir plastik berbagai  ukuran.

Anak usia 6 bulanan juga senang bermain  mengisi dan mengeluarkan. Berikan bayi sebuah balok seukuran kepalan tangan dan juga kotak sepatu atau cangkir plastik besar. Lalu perhatikan, bagaimana tangan-tangan kecilnya berusaha memasukkan kemudian mengeluarkan kembali balok.

Bermain air juga merupakan permainan favorit anak usia 6 hingga 9 bulan. Berikan sebuah cangkir plastik pada anak ketika Ia  di bak mandinya. Anak akan bermain menuang dan menggayung air.

Permainan Cerdas Anak usia 12 bulan  

Anak usia 9 hingga 12 bulan, memiliki keterampilan menguasai mental yang mulai matang.  Anak usia ini dapat mulai mengingat dimana mainannya tersembunyi. Jika Anda menyembunyikan mainan di bawah selimut, bayi akan memperlihatkan minat menemukan mainannya.

Cara lain, cobalah biarkan bayi melihat Anda menyembunyikan mainan favoritnya di bawah tumpukan pakaiannya. Perhatikan saat bayi memperhatikan tumpukan pakaian bayi, lalu seorah mencari tahu bagaimana mengambil mainan tersebut. Saat itu, bayi sebenarnya sedang menggali ingatan, bagaimana mainan itu disembunyikan di dalam tumpukan pakaiannya.

Permainan favorit anak-anak usia 9 – 12 bulan adalah petak umpet. Anak yang sedang mengembangkan kemampuan mengingat dan meraba pola dimana wajah orang tuanya akan muncul. Biarkan anak mengejar Anda keliling sofa, sementara Ia kehilangan ibunya, mengendap ke sisi berbeda dan munculkan wajah sembari memanggil namanya. Selain mengingat, anak juga biasanya akan mengimitasi bagaimana Anda sembunyi dan melakukannya sendiri di waktu yang akan datang.

Petak umpet juga dapat dilakukan dengan suara-suara  yang  dikeluarkan untuk memancingnya mencari Anda.

CATATAN PINTAR BERMAIN

-    Bermain cerdas lebih mengedepankan interaksi dan cara mengomunikasikan permainan, bukan alat permainannya. Karenanya, pilih permainan-permainan yang memfasilitasi interaksi orang tua-anak.

-    Lakukan bermain kontingensi dimana anak dapat menemukan sebab dan dampak dalam hubungan orang tua-anak. Dengannya anak dapat lebih merasakan, mendengar dan melakukan sesuatu dengan mainannya.

-    Bermain harus tetap menyenangkan. Utamakan interaksi dan bukanlah kualitas atau mahal mainan untuk anak. Bahkan mainan yang murah juga dapat menstimulasi otak bayi saat tahun pertama.

-    Bermain juga menstimulasi pengetahuan warna bayi. Beberapa permainan anak juga biasanya dibuat dengan aneka warna cerah yang mencolok.

-    Perhatikan permainan yang sebaiknya tepat dengan usia perkembangan anak.

-    Lebih kedepankan anak untuk berimajinasi ketimbang bermain hanya sesuai aturan yang Anda ketahui.

-    Pilih beberapa mainan yang tak lekang waktu kendati anak bertumbuh, seperti balok dan lego.

Laili  / dari berbagai sumber

Views : 8934

blog comments powered by Disqus