Jumat, 15 Februari 2008
7 Kiat Mengajar Anak Hemat
Sebagai orang tua, tentu Anda ingin si kecil tumbuh jadi sosok yang menghargai arti uang. Berikut ini ada sejumlah cara yang bisa Anda terapkan.
1. Hargai Uang & Barang
Anak yang memperoleh sesuatu dengan mudah, biasanya mudah mencampakkannya. Misalnya mainan yang dengan mudah Anda berikan, anak biasanya tidak berusaha untuk merawatnya. Ia berpikir "toh, kalau rusak, nanti dibelikan lagi!"
Pelajaran yang tidak sadar Anda berikan itu, jelas harus diubah sekarang. Tanamkan pada anak, ia harus menghargai uang dan barang yang ia punya.
2. Pegang & Atur
Begitu usianya memadai, ajarkan si kecil memegang uang dan mengaturnya sendiri, tentu dengan bimbingan Anda. Katakan pada anak, uang itu harus ia kelola dengan baik karena jika boros, ia tidak akan mendapat tambahan uang saku. Pelan-pelan anak bisa mengatur pengeluarannya, bahkan mungkin menyisakan sedikit untuk ditabung.
3. Beri Contoh
Beri contoh secara konsisten dalam tindakan Anda sehari-hari yang menghargai uang. Ingat, anak lebih mudah menyerap pelajaran melalui contoh ketimbang nasihat.
4. Lebih Cepat, Lebih Baik
Didik sedini mungkin tentang perbedaan kebutuhan dan keinginan. Tanamkan pada anak, barang kebutuhan mereka dibeli orangtua lewat bekerja dan menabung, tidak asal beli saja, agar anak mengerti bahwa untuk mendapatkan uang harus usaha (bekerja). Nah, karena sudah lelah bekerja, sayang jika uang dihamburkan begitu saja.
5. Ambil Keputusan
Biasakan anak mengambil keputusan atas masalah keuangan sedini mungkin. Uang saku yang Anda berikan, diharapkan dapat mengajarkan anak mengelola uangnya dengan baik. Besarnya uang saku bergantung banyak hal, misalnya usia anak. Uang saku yang berlebihan tidak mendidik anak untuk hemat.
6. Buka Rekening
Beri anak motivasi untuk menyimpan uang! Bukakan rekening tabungan dan beri sejumlah uang untuk "modal" awal. Biasakan anak menggunakan jasa bank dengan segala fasilitasnya.
7. Kerja Sambilan
Jika sudah cukup umur, dorong anak untuk mencari pengalaman kerja sambilan saat liburan. Dengan cara ini, anak akan tahu, rasanya bekerja dan nikmatnya menerima uang. Sekaligus mempraktikkan "ilmu" yang Anda ajarkan tentang keuangan.
Anak pun akan paham arti pepatah, "Uang bukanlah pusat segala kekuatan tetapi kekuatan untuk mengatur uang akan membuat orang menjadi kaya!"
Kanti

