Membership
Lupa password?
Anak

5 Langkah Bersihkan Kelamin Bayi
Minggu, 28 Februari 2010
bayi01

Foto: Dok. Nakita

S etiap kali bayi habis buang air kecil atau besar, daerah kelaminnya harus dibersihkan dengan saksama agar tak terjadi infeksi. Inilah yang disarankan Dr. Endang Triningsih F., Sp.A, ahli kesehatan anak pada RSIA Harapan Kita, Jakarta.

MEMBERSIHKAN VAGINA

Membersihkan alat kelamin bayi perempuan harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Alasannya, letak vagina berdekatan dengan lubang anus. Posisi yang demikian lebih memungkinkan mikroorganisme pada dubur berpindah ke vagina.

CARA YANG DIANJURKAN

1. Ambil kapas bersih yang dibasahi air hangat, usapkan di daerah sekitar vagina, dari lipatan-lipatan paha bagian dalam sampai ke pangkalnya.

2. Ambil lagi kapas bersih yang dibasahi air hangat. Pegang kedua kaki si Upik, angkat. Bersihkan area sekitar vagina dan anus. Selalu dimulai dari bagian depan lalu ke arah belakang agar bakteri yang terdapat di sekitar anus tidak berpindah ke vagina. Bersihkan hanya di daerah bibir vagina. Jangan menyentuh daerah yang lebih dalam.

3. Keringkan dengan tisu lembut yang tidak mudah robek atau kain yang bersih.

4. Setelah itu, dengan tisu lembut yang kering, bersihkan lagi daerah pantat, paha, dan panggul.

5. Biarkan si Upik tanpa popok untuk beberapa saat agar bagian bawah tubuhnya terkena udara. Setelah itu, si Upik siap dipakaikan popok yang bersih.

MEMBERSIHKAN PENIS

BAYI laki-laki yang sudah disunat lebih mudah dibersihkan penisnya karena kulupnya sudah terbuka.

CARA YANG DIANJURKAN

1. Ambil kapas bersih yang dibasahi air hangat untuk membersihkan penis dan daerah sekitarnya. Untuk yang belum disunat, saat dimandikan, perlahan-lahan tarik kulupnya sampai kepala penis menyembul. Setelah itu, kotoran yang menempel dibersihkan dengan waslap yang telah dibasuh air hangat.

2. Ambil lagi kapas bersih yang dibasahi air hangat untuk membersihkan daerah pangkal paha termasuk lipatannya.

3. Sekarang bersihkan bagian anus dengan cara mengangkat kedua kaki si Buyung. Juga bersihkan lipatan-lipatan di sekitar anus. Setelah bersih, angkat alasnya.

4. Bersihkan sekali lagi daerah yang akan ditutup popok. Biarkan si Buyung beberapa saat tanpa popok. Untuk menghindari air seni yang ke mana-mana bila ia pipis lagi, tempelkan tisu yang tebal di penisnya.

5. Bersihkan lagi bila ia pipis kembali. Selanjutnya, keringkan dengan waslap yang lembut.

"Jika bakteri yang berpindah ke vagina terus menumpuk, lama-kelamaan bisa menyebabkan infeksi. Dan bila infeksi dibiarkan, terjadilah keputihan," kata Endang.

Parahnya lagi, bila kemudian infeksi itu menjalar ke mana-mana. "Pertama, ke saluran kencing luar, kemudian masuk ke kandung kencing, selanjutnya ke saluran kencing dalam, lama-lama sampai juga ke ginjal."

TIP-TIP UMUM

1. Saat mandi, basuh bagian alat kelamin dengan waslap basah yang telah diolesi sabun. Dari bagian vagina/penis, lalu ke bokong. Setelah itu bilas dengan waslap lain yang bersih. Setelah mandi, handuki sampai kering. Ibu boleh mengoleskan bedak/body lotion di sekitar selangkangan, namun tidak di vagina, batang penis, buah zakar maupun bokong.

2. Selalu cuci tangan sebelum membersihkan bayi. Letakkan si kecil di tempat tidur beralaskan alas plastik/tisu sekali pakai yang cukup lebar dan tebal.

3. Bila hanya mengganti popok karena si kecil pipis, gulung bagian bawah bajunya hingga ke dada. Namun kalau bajunya ikut basah, segera diganti. Khusus si Buyung, biasanya akan kembali pipis sesaat Anda membuka popoknya. Tunggu beberapa saat sampai ia pipis lagi, baru buka popoknya.

4. Bersihkan bagian yang kotor dengan tisu lembut. Sebelumnya, selalu sediakan tempat sampah di dekat kaki Anda sehingga Anda bisa langsung membuang kapas itu setelah usai digunakan. Jangan letakkan sisa-sisa tisu/kapas di dekat si kecil.

5. Setelah kotoran dibersihkan, ambil kapas bersih yang dibasahi air hangat, lalu bersihkan lagi bagian itu.

6. Ambil lagi kapas bersih yang dibasahi air hangat. Usapkan dari bagian pusar menuju pangkal paha bagian dalam dan luar.

MENCEGAH IRITASI POPOK

* Bersihkan bokong dengan hati-hati dan cermat karena area ini sering terkontak popok basah dan terkena macam-macam bahan kimia serta mikroorganisme penyebab infeksi air kemih/tinja, maupun gesekan dengan popok atau baju. Biasanya akan timbul gatal-gatal dan merah di sekitar bokong.

* Jangan gunakan pospak sepanjang hari. Cukup saat tidur malam atau bepergian. Lebih baik memakai popok kain.

* Tak ada salahnya sesekali membiarkan bagian bawah tubuh bayi terbuka. Namun pastikan suhu ruangan cukup hangat sehingga si bayi tak kedinginan.

* Jika terjadi ruam popok pada kulit yang ditandai dengan lecet dan bintil-bintil merah di sekitar alat kelamin atau bokong, hubungi dokter.

Santi Hartono

 
Views : 6321

#Tag :


blog comments powered by Disqus