Membership
Lupa password?
Pengembangan Diri

Tips Memenangkan Wawancara Akhir
Kamis, 09 Mei 2013
image

Ilustrasi

Rasanya puas sekali ketika dapat melewati putaran pertama wawancara. Itu artinya, Anda selangkah lebih dekat untuk mendapatkan pekerjaan atau posisi yang Anda inginkan.

Wawancara final merupakan kesempatan terakhir untuk membuktikan kualifikasi Anda sebagai calon karyawan. Di sesi awal wawancara biasanya berisi tentang apa yang perusahaan cari dari seorang calon karyawan. Sedangkan wawancara akhir lebih mendalam mengenai apa yang dibutuhkan perusahaan untuk posisi atau jabatan yang disediakan.

1. Konfirmasikan waktu dan lokasi wawancara akhir.

Jangan menganggap wawancara akhir akan berlangsung di lokasi yang sama dengan wawancara sebelumnya. Selain itu, verifikasi format wawancara sehingga Anda dapat mempersiapkan diri.

2. Replay wawancara sebelumnya.

Buatlah catatan tentang jawaban Anda sehingga Anda dapat merespon secara konsisten. Identifikasikan pertanyaan dan jawaban yang membingungkan atau Anda harapkan sehingga Anda dapat melatih hal-hal itu sebelum wawancara akhir.

3. Teliti perusahaan jika Anda belum melakukannya.

Tinjau informasi dan baca lebih lanjut tentang riwayat perusahaan. Ini bukti bahwa Anda peduli tentang perusahaanyang Anda lamar. Sesuaikan jawaban Anda dengan visi dan tujuan perusahaan.

4. Cari bocoran dari karyawan lain.

Tanyakan pada kenalan Anda (yang bekerja di di perusahaan itu, Red. ) untuk mengetahui apa yang perusahaan cari untuk menempati posisi yang baru.

5. Catat contoh khusus dari pengalaman kerja sebelumnya sebagai review saat wawancara.

Pertanyaan pada wawancara akhir biasanya lebih mendalam.J awaban Anda menunjukkan bahwa Anda memiliki keterampilan yang diperlukan.

6. Siapkan diri dan tunjukkan bahwa posisi itu memang cocok untuk Anda.

Gunakan contoh-contoh spesifik dari pengalaman dan pengetahuan untuk menunjukkan bahwa Anda adalah seorang calon yang memenuhi syarat dan unggul untuk menempati posisi itu.

7. Pertimbangkan kebutuhan dan keinginan untuk gaji/tunjangan.

Pertanyaan tentang topik ini bisa jadi timbul di wawancara akhir. Persiapkan diri untuk menjawab pertanyaan dan jangan sampai lengah dengan memberikan kisaran gaji yang salah agar tak menyesal kemudian.

Ester Sondang

Views : 747

blog comments powered by Disqus