Membership
Lupa password?
Tips Griya

Hias Rumah Dengan Barang Lawas
Senin, 30 Maret 2009
Hias Rumah Dengan Barang Lawas

Jangan terburu-buru membuang rongsokan barang Anda di gudang. Siapa tahu, barang-barang yang sebetulnya sudah layak buang itu bisa menjadi harta karun. Dengan sedikit kreasi, barang rongsokan tadi bisa berubah jadi pajangan-pajangan cantik.

Pasti sumpek, ya, melihat barang-barang bekas yang memenuhi gudang. Sesekali, coba bongkar gudang Anda. Apakah Anda menemukan teko tua yang sedikit berlubang? Atau punya bakiak bekas? Bersihkan, berkreasi, lantas voila, hiasan rumah yang cantik pun muncul di depan mata!

Memang benar, rata-rata, orang lebih suka membeli aksesori rumah yang baru dan mahal. "Tidak ada salahnya, sih, membeli barang mahal. Tapi, bisa juga mencoba dengan barang bekas, lama, atau yang terlihat biasa jika dilihat," kata Rani Anggraeni, penulis buku Ide Unik Dekorasi Interior Recycle Reuse Refunction.

Rani yang juga gemar mengumpulkan barang bekas ini memberikan beberapa inspirasi kepada orang lain untuk memanfaatkan barang-barang yang terlihat tak berguna, menjadi pernik rumah yang cantik. "Anak saya pernah minta dibuatkan kipas dari kertas. Begitu jadi, saya berpikir, kok, bagus ya kalau disimpan di teko kuno warna abu-abu. Hasilnya menarik, sekali. Padahal kertasnya saya pakai dari buku Yellow Pages, lho." Barang-barang bekas, menurut Rani, sebetulnya memiliki beberapa fungsi. Pertama, fungsi reuse (dipakai ulang). "Misalnya memajang termos kuno dari kaleng bergambar bunga. Jika punya termos sejenis beberapa buah, jejerkan saja di dapur. Dapur jadi terlihat chic."

Fungsi kedua adalah recycle (daur ulang). Contohnya, memanfaatkan kain batik lawas sebagai sarung bantal. Sementara yang terakhir adalah fungsi refunction (fungsi lain). Misalnya sekumpulan sedotan yang ditaruh di dalam wadah bisa dijadikan hiasan gantung. "Pakai warna-warna terang supaya lebih memikat mata."

Benda apa saja dapat dijadikan pajangan di rumah? Pada dasarnya, benda apa pun bisa. Misalnya, kain gendongan bayi bermotif bunga yang sudah robek. Daripada di buang, kreasikan saja menjadi sarung bantal. Sandingkan dengan beragam warna, letakkan di kursi. "Harus jeli, karena dengan begitu yang semula tak terpikir, jadi terpikir untuk dibuat sesuatu," tandas ibu satu putri ini. Nah, sudah ada ide?

Perlakukan Istimewa
1. Letakkan barang dalam satu kelompok karena akan terlihat lebih mencolok. Misalnya, sapu lidi atau kemoceng.

2. Barang tersebut harus diperlakukan istimewa. Jangan disimpan di pojok ruangan karena akan terlihat seperti barang bekas. Berikan aksen lain agar lebih cantik. Misal, teko kuno pajang dekat cermin yang berbingkai.

3. Sesuaikan warna barang dengan interior yang sudah ada.

4. Jangan ragu untuk memberi sentuhan baru. Misalnya dengan memulaskan cat atau menambah pernak-pernik di barang-barang tersebut agar tampilannya berbeda.

Lokasi: Adaide, interior-home décor-product-writing-styling (021-7247816).
Stylist: Rani (08161832910)


blog comments powered by Disqus