Membership
Lupa password?
Taman

Si Beringin Berbintik Emas
Tabat Barito (2)
Sabtu, 05 September 2009
barito 4

Foto: Eng Naftali/Nova

Daunnya sangat indah, lebih-lebih jika terpapar sinar matahari langsung. Warna keemasan muncul dari bintik-bintik kuning yang ada di permukaan daun. Tak hanya indah, tanaman satu ini juga dikenal mampu mengatasi kanker, lho!

Stek Atau Cangkok
Perawatan tabat barito relatif mudah. “Yang penting rajin menyiram setiap hari, pagi atau sore. Tabat barito termasuk tanaman yang butuh air, tapi juga tak boleh kelebihan. Pokoknya jangan berlebih atau jangan kekurang. Jika kurang air, daun bisa layu kekuning-kuningan dan kelihatan kering,” tambah Bazuli.

Penyakit yang sering datang pun hanya kutu putih yang menyerang daun. Untuk menanggulanginya, cukup disemprot dengan insektisida seperti Furadan. Selain kutu putih, gangguan lain yang sering datang adalah semut yang membuat sarang, atau rayap yang hobi memakan akar tabat barito.

“Tapi itu kalau tabat baritonya ditanam di tanah, bukan di pot. Cara mengatasinya sama, semprot dengan insektisida.”

barito

Foto: Eng Naftali/Nova

Sementara untuk perbanyakan tabat barito bisa dilakukan cara stek. “Pilih batang atau cabang yang sudah agak tua dengan panjang sekitar 50 cm. Cabang itu lalu dipotong sepanjang sekitar 20 cm atau 25 cm. Jadi, satu cabang bisa jadi 2 potongan. Potongan itu lalu ditancapkan di media tanam. Jika pengin lebih cepat tumbuh, bisa diberi perangsang akar,” saran Bazuli.

Selain stek, perbanyakan juga bisa dilakukan dengan jalan cangkok. Untuk pencangkokan, sebaiknya pilih batang atau cabang yang lebih besar. Prosesnya sama dengan cara stek, kira-kira butuh waktu sekitar sebulan sampai keluar tunas.

Bibit yang masih muda biasanya peka terhadap kelebihan air, sehingga jumlah air harus benar-benar cukup. Ditanam dengan jarak tanam 45-60 cm. Ukuran pot untuk tanaman normal 11-13 cm. Hindari penggantian pot yang terlalu sering, cukup 2 tahun sekali.

Sebagai media tanam, gunakan tanah yang dicampur sekam dan pupuk. Bisa menggunakan pupuk organik semisal Dekastar atau NPK, tapi lebih bagus menggunakan pupuk kandang (sapi atau kambing).

Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pupuk kandang diganti jika media tanam kelihatan sudah mulai asam, sekitar 3 bulan sekali.

barito 5

Foto: Eng Naftali/Nova

Senyawa Antikanker
Selain penampilan yang indah, tabat barito juga punya bermacam khasiat kesehatan. Beberapa referensi menunjukkan, daun tabat barito memiliki kandungan flavonoid sebagai antioksidan yang berfungsi melancarkan darah, tannis untuk mengencangkan jaringan yang kendur, triterpenoid, dan phenols (antiseptik).

Tak heran jika ia dipercaya mampu mengatasi berbagai keluhan kesehatan, mulai dari keputihan, melancarkan peredaran darah, darah tinggi, kolesterol, dan sebagainya. Tabat barito juga memiliki senyawa antikanker pada kandungan triterpenoid, sehingga sering digunakan untuk mengobati kanker.

Untuk membuat ramuan tabat barito, campurkan 5-7 helai daun tabat barito kering ke dalam 1 liter air, lalu rebus. Setelah dingin, silakan diminum setiap kali dibutuhkan.

Hasto Prianggoro

Views : 1651

blog comments powered by Disqus