Rabu, 1 September 2010
Suplir, Tanaman Lama yang Kembali Bersinar (2)
Ulat dan Rayap
Suplir bisa diperbanyak dengan cara spora. Namun, cara ini cukup rumit dan butuh waktu lama. Diperlukan sekitar 6 bulan sampai 1 tahun untuk mendapatkan tanaman suplir yang siap tanam lewat cara perbanyakan generatif (spora) ini. Perbanyakan yang paling mudah adalah dengan cara vegetatif, yaitu memisahkan/ memecah sebagian rumpun dari induknya. Caranya, cukup ambil serumpun suplir, kemudian bagi 2. Kemudian, masing-masing ditanam di dalam pot atau polybag .
Pemupukan dilakukan sekali-sekali saja dengan menggunakan pupuk daun, biasanya sekitar 2 bulan sekali. Setelah suplir besar, perlu dilakukan repotting (penggantian pot) dan penggantian media tanam. Tanda-tanda suplir harus segera dipindah ke pot baru antara lain akar suplir sudah terlihat penuh sesak di dalam pot lama, dan media tanamnya pun sudah menggumpal dan menempel pada akar.
Yang harus diperhatikan pada saat penggantian media tanam adalah jangan sampai akar suplir rusak. Jika rusak, suplir pun bisa mati. Sebelum dibongkar, sebaiknya siram lebih dahulu sampai cukup lembab agar mudah dikeluarkan dari pot. Untuk mengeluarkannya, balikkan pot sampai dasar pot ada di atas. Pegang bagian pangkal tanaman suplir agar tidak buyar berserakan. Selanjutnya, lepaskan potnya perlahan-lahan. Jangan lupa pula untuk segera menyiram suplir yang baru diganti medianya. Jika cuaca sangat panas, siram suplir dua kali sehari.
Suplir juga relatif tahan dari serangan penyakit atau hama. Paling-paling hanya serangan ulat dan rayap yang mengganggu suplir. Untuk mengatasinya, cukup semprotkan insektisida seperti Furadan.
Saat Suplir Kritis
Cermati jika suplir terlihat tidak segar, kering, atau malah mati. Berikut beberapa di antara penyebabnya:
Kelebihan air
Gejala yang muncul antara lain akar membusuk, daun layu, dan akhirnya suplir mati. Solusinya, beri pasir ke dalam pot atau langsung lakukan repotting.
Kekurangan air
Ujung daun tampak cokelat mengering, daun layu. Usahakan untuk lebih rajin melakukan penyiraman. Bisa juga ditambahkan pupuk organik.
Kelebihan sinar matahari
Tentu saja, daun-daun suplir menjadi terbakar, berhias bercak kuning, dan mengering. Cara mengatasinya adalah dengan membuat tirai penghalang atau pindahkan saja pot suplir ke tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
Kekurangan sinar matahari
Suplir terlihat lemah, kurus, dan daun-daunnya rontok. Segera, pindahkan pot untuk dijemur pada pagi hari.
Hasto Prianggoro

