Login untuk masuk

Lupa password? Klik di sini

Belum pernah mendaftar? Daftar di sini

Rabu, 3 Februari 2010

Meriahkan Imlek dengan Jeruk Kip (2)

Foto: Adrianus Adrianto/NOVA

Usir Hama Pengganggu
Untuk memperoleh pohon yang sehat, pertumbuhannya bagus, dan buahnya banyak, diperlukan perawatan rutin setelah penanaman. Salah satunya, dengan rutin melakukan penyiraman.

“Tapi, lihat-lihat kondisinya juga. Kalau sedang musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari. Tapi kalau pas musim hujan, cukup 2 hari sekali saja,” lanjut Nuryadi.

Selain penyiraman, penyemprotan insektisida dan fungisida juga perlu dilakukan setiap 10 hari. Insektisida berfungsi untuk mencegah binatang pengganggu, seperti ulat, belalang, atau lalat buah yang memang merupakan musuh utama pohon buah.

Biasanya, menjelang Imlek, keruk kip memang ditempatkan pada sebuah tempat khusus yang bebas dari lalat buah, sehingga pada saat Imlek, tanaman ini masih tampak bagus.

Sementara fungisida berguna untuk mencegah jamur yang bisa membuat daun dan batang tanaman berkarat. Insektisida yang biasa digunakan antara lain Decis atau Kurakron, sementara fungisida bisa memakai Antrakol atau Daitin.


Pentingnya Pemangkasan
Jeruk kip juga tidak mengenal musim. Yang penting lakukan pemangkasan agar keluar tunas bunga bakal buah. Setelah berbuah, batang pohon bisa kering, sehingga susah keluar tunas bunga.

“Nah, gunanya pemangkasan ini supaya keluar perintisan tunas bunga bakal buah. Jadi, setiap kali habis dipanen, sebaiknya langsung dipangkas. Kalau tidak, bisa-bisa enggak keluar tunas bunga bakal buahnya,” kata Nuryadi.

Dari sisi bisnis, ternyata jeruk kip juga menguntungkan, khususnya menjelang Imlek. Tahun ini, Nuryadi mengaku menyiapkan sekitar 300 pot pohon jeruk kip impor dalam berbagai ukuran, mulai ukuran S, M, L, hingga XL.

Usia pohon pun bervariasi, dari usia 1 sampai 4 tahun. Harga juga beragam, mulai Rp 300 ribu hingga Rp 5 juta untuk pohon setinggi 3 meter. “Biasanya, sih, persediaan selalu habis,” katanya berbinar.

Agar Jeruk Kip Tetap Sehat

- Penyiraman harus dilakukan secara teratur dengan melihat kondisi cuaca. Jika sedang musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan sehari 2 kali, sementara pada musim hujan cukup 2 hari sekali.

- Lakukan pemupukan dengan pupuk NPK sebulan sekali. Lakukan juga penyemprotan dengan insektisida dan fungisida untuk menghindari tanaman pengganggu dan jamur.

- Pohon bisa tetap ditanam di dalam pot, asalkan setiap 2 tahun sekali dilakuan penggantian media tanam baru.

- Lakukan pemangkasan pada tangkai buah setiap kali habis dipetik atau dipanen.

Hasto Prianggoro

Dilihat : 251 orang