Membership
Lupa password?
Taman

Keindahan Batuan Taman & Kolam (1)
Selasa, 28 Juni 2011
Taman

Foto: Ahmad Fadilah

Elemen batu, selain mempercantik tampilan hunian, juga dapat menyeimbangkan elemen softscape dan hardscape.

Meski batu terlihat keras dan tak menarik, elemen dekoratif ini justru punya banyak manfaat. Selain untuk menyeimbangkan tampilan softscape seperti tanaman, bebatuan yang merupakan salah satu jenis hardscape, juga melengkapi keindahan sebuah taman. Intinya, taman bukanlah taman tanpa tanaman, tapi dengan tambahan elemen hardscape  seperti batu yang diaplikasikan menjadi stepping stone , kolam, tembok, taman menjadi lebih indah.

Nah, karena bebatuan itu jenisnya banyak sekali, sebaiknya sebelum mengaplikasikan bebatuan dalam taman dan kolam, kenali dulu beberapa jenis bebatuan agar taman Anda makin elok dipandang.

3 Golongan

Bebatuan diklasifikasikan dalam 3 golongan. Di antaranya yaitu:

Batuan Beku:  Jenis batuan keras dan padat ini antara lain andesit dan batu candi yang cocok untuk taman dan kolam.

Batuan Sedimen:  Merupakan batuan endapan yang terbentuk dari proses pengendapan lapisan tanah dan zat kimia yang dihanyutkan air. Jenis batuan sedimen yang paling cocok untuk kolam adalah batu palimanan.

Batuan Metafor:  Batuan ini  terbentuk karena perubahan tekanan dan suhu yang tinggi  atau panas bumi. Corak dan warnanya sangat beragam. Nah, jenis batuan yang cocok untuk taman dan kolam adalah jenis marmer dan templek (slade ).

Batu batuan

Foto: Dok Nova

Batuan Pendukung

Selain tiga golongan di atas, ada juga beberapa jenis batuan pendukung lain yang bisa diaplikasikan pada taman. Berikut di antaranya:

 Batu Bronjol

Fisiknya keras dan padat. Berwarna abu-abu gelap, coraknya halus, dan cocok diletakkan di kolam hias pada taman.

 Batu Bintang

Disebut bintang karena fisiknya yang kasar dan mengilat seperti berlian. Warnanya putih bening dengan corak yang halus dan mengilat. Bagus diaplikasikan sebagai dinding taman.

 Batu Fosil Kayu

Fisiknya keras dan padat dengan warna coklat muda dan coklat tua. Sesuai dengan namanya, coraknya seperti kayu, berserat, dan berurat. Agar taman Anda bisa terlihat natural, hidup, dan tidak terlalu norak, usahakan menggunakan batu fosil ini seadanya saja, jangan sampai mendominasi taman Anda.

 Batu Hijau Sukabumi

Batu ini sebenarnya banyak digunakan di kolam renang karena batunya mengandung ziolite  yang dapat menjernihkan air juga menghilangkan bau amis. Tapi, tak menutup kemungkinan untuk diaplikasikan pada taman yang berkolam.

  Batu Kali  

Fisik keras dan padat, warna abu-abu, dan coraknya halus (tetapi agak kasar). Bagus sekali digunakan sebagai hiasan taman, kolam, dan jalan setapak.

 Batu Koral Sikat

Golongan batuan inilah yang paling banyak jenisnya dan banyak juga digunakan sebagai penghias taman dan kolam. Selain itu, batu koral juga cocok diaplikasikan untuk kamar mandi kering. Selain lebih alami, bebatuan ini juga dapat dijadikan relaksasi kaki.

Uniknya, masing-masing daerah memiliki karakter batu koral sikat yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah:

Batu Alor (Alor, NTT):  Berwarna hitam mengkilat, berbentuk relatif bulat, bertekstur halus, dan agak licin.

Baru Alor Putih (Flores, NTT):  Bentuknya bulat dan bertekstur halus.

Batu Ares Bali:  Warnanya orange  dengan bentuk keras dan bulat-lonjong.

Batu Bengkulu:   Berwarna hitam mengkilat, berbentuk bulat pecahan, bertekstur halus.

Batu Kupang:  Berwarna merah hati dan putih. Bentuknya keras dan bulat-lonjong.

Batu Lampung:  Berwarna abu-abu gelap serta berbentuk keras dan bulat-lonjong.

Batu Pancawarna:  Berwarna merah, putih, hijau, biru, dan hitam. Bentuknya keras dan bulat-lonjong.

Batu Paselo : Jika dilihat sekilas, batu ini mirip seperti batu marmer, hanya saja coraknya lebih berbatik.

Nah, sudah siap memilih batu untuk mempercantik ruang hijau Anda?

 Ester Sondang / bersambung

Sumber: Irwan Wijaya & Titut Wibisono, Penggemar Batu Alam

Views : 4225

blog comments powered by Disqus