Membership
Lupa password?
Taman

Merawatnya Mudah, Berbuahnya Pun Rajin
Daya Pikat Bunga Bugenvil
Selasa, 01 Juni 2010
bugenvil

Bunganya yang cantik beraneka warna membuat bugenvile sangat disukai para penggemar tanaman. Apalagi cara perawatannya sangat mudah. Tapi kalau sudah ngambek, tanaman ini pun enggan berbunga. Karena itu kenali penyebabnya.

Kendati tidak berasal dari Indonesia, tanaman bugenvil (bougainvillea spectabillis) sangat populer di kalangan masyarakat kita. Tanaman ini berasal dari Brazilia, Amerika Selatan. Seorang ahli Botani Perancis lah yang menemukan tanaman ini di daerah asalnya.

Dan ketika kembali ke Perancis ia menunggu kapal yang dinahkodai Commodore Louis de Bougainville. Sebagai ugkapan terima kasihnya pada sang nahkoda ahli botani itu lalu menanamkan tanaman semuanya sebagai bougainvile yang kemudian kita sebut sebagai bugenvil.

BUNGA SEMUA

Umumnya orang melihat daya pesona bugenvil pada aneka bunganya yang berwarna-warni. Ada yang merah cerah (b. Spectabilis Rubra Plena), Putih (b. Spectabillis Alba), Kuning (b. spertabilis glabra Salmonea), Merah jambu (b. spectabillis Arborea). Kelopak bunganya yang tunggal maupun ganda membuat orang gemas melihatnya. Tapi sebetulnya bunga-bunga yang kita kagumi itu hanyalah bunga-bunga semu.

Bunga yang sesungguhnya justru kecil dan tenggelam di tengah-tengah bunga semua. Namun kita semua terlanjur menyetujui bahwa yang terlihat beraneka warna itulah bunganya.

Bugenvil termasuk tanaman yang mudah ditanam. Cara memperbanyak tanaman ini pun mudah. Dengan menyetek batangnya yang tua atau mencangkoknya. Media tumbuh yang baik bagi tanaman bugenvil adalah tanaman yang subur dan gembur.

Untuk mendapatkan media seperti ini, campurlah tanaman dengan pupuk kandang yang telah tua. Sedangkan struktur tanah yang gembur dapat diperoleh dengan mencampurkan sedikit pasir.

Sebelum menanam bugenvil, sebaiknya persiapkan dulu tempatnya. Buatlah galian berukuran 50 x 50 x 50 cm. Tanah dari lubang inilah yang kemudian dicampur dengan pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

ANEKA BUNGA

Meski termasuk tanaman yang mudah tumbuh, drainase tanahnya perlu diperhatikan. Pada kondisi tanah yang sering tegenang air, tanaman ini tak akan mau memperlihatkan kecantikan “bunganya”.

Biasanya bunga bugenvil berbunga secara optimal pada suhu udara 20 – 35 derajat Celcius. Terutama pada musim kemarau. Dan Bugenvil suka sekali bemandi cahaya sepanjang waktu.

Bila daun-daunnya terlampau rimbun pun bugenvil jadi enggan berbunga. Karena itu, pertahankan daun pohonnya dalam keadaan setengah gundul.
Supaya dalam satu pohon bugenvil terdapat beberapa warna bunga sekaligus, Anda dapat melakukan penyambungan stek-stek pada ranting yang tumbuh.

Di bagian pucuk ranting berdiameter 3-5 mm dipotong serong atau dipotong bentuk V. Lalu sambung dengan stek pucuk dari bugenvil berbunga lain yang dipotong serong berlawanan dengan bunga asal. Ikat bagian sambungan itu erat-erat dengan tali rafia agar terlindung dari rembesan air hujan yang bisa mengakibatkan batang busuk.

Bila puncak-puncak sambungan telah tampak segar kembali, bukalah ikatan talinya. Untuk memperoleh hasil yang memuaskan lakukan penyetekan ini pada musim penghujan. Beberapa waktu kemudian pada saat tanaman ini berbunga, maka Anda pun akan mendapatkan aneka warna bunga dalam satu tanaman.

Selamat berkebun!

Nova

Foto: Ist

Views : 4142

blog comments powered by Disqus