Membership
Lupa password?
Taman

7 Tanaman Cover Agar Taman Makin Menawan
Rabu, 20 Juli 2011
Griya

Foto: Eng Naftali

Salah satu syarat rumah sehat adalah ruang hijau yang memadai seperti taman. Karena taman dapat berfungsi sebagai paru-paru rumah, penyerap debu dan racun, serta resapan air. Jadi, sekecil apapun taman Anda, manfaatnya tetap terasa.

Agar lebih sedap dipandang, Anna Sylvana dari Green Nursery memberikan ide tanaman cover yang bisa Anda tanam di taman kecil. Jenisnya pun banyak, “Ada ratusan,” ujar Anna. Harganya berkisar antara Rp 2.500 hingga Rp 25 ribu per pot. Tinggal pilih tanaman mana yang paling Anda sukai.

Miana

Miana atau Coleus Hybrid yang berasal dari Afrika dan Asia ini cocok ditanam secara massal sebagai pembatas (border ) atau tanaman hamparan. Bentuk daunnya seperti bayam, karenanya tanaman ini masuk dalam keluarga bayam-bayaman (labiatae ). Terdiri atas beberapa jenis dengan warna kontras dan beragam.

Di Indonesia, jenis tanaman ini termasuk yang paling favorit untuk dijadikan tanaman cover . Ada yang warna daunnya merah (miana merah/plum parfait ), keemasan, kehitaman (curvy lava), pink (alabama sunset ), kekuningan (yellow parfait ), dan lainnya. Bentuk daunnya pun bervariasi, seperti oval, tepi bergerigi, keriting, hingga berbentuk kol (miana kol).

Ada baiknya meletakkan miana di bagian tanah yang langsung terkena sinar matahari. Meletakkan tanaman ini di tempat tertutup hanya akan membuat daunnya dominan hijau dan tidak cerah.

Sutra Bombay

Portulaca grandiflora atau sutra Bombay mudah berkembang dan hanya memerlukan sedikit perawatan. Bunga ini biasa mekar di awal hari (pagi) dan memekar di siang hari yang cerah. Oleh karenanya, tanaman ini sangat menoleransi panas dan kondisi yang kering. Warnanya yang cerah, mampu mempercantik suasana siang hari di rumah Anda. Sutra Bombay sangat baik ditanam secara massal ataupun satuan di pot.

Tumbuhan rendah dari Brasil, Uruguay, dan Argentina ini hanya mampu tumbuh setinggi 150 mm dengan penyebaran 200 mm. Agar bunganya berkembang dengan baik (menumbuhkan pucuk baru), batang atasnya harus dipotong. Pembiakan tanaman ini pun sangat mudah. Cukup perbanyakan melalui stek batang.

Kucai Bunga

Tanaman kucai tak boleh dipangkas karena tumbuhnya sudah maksimal setinggi 10 centimeter. Kalau pun dipotong biasanya akan butuh waktu sekitar 3-4 bulan untuk tumbuh lagi.

Mortel

Foto: Eng Naftali

Mortel

Mortel atau Globe Amaranth (Gomphrena globosa ) berasal dari India. Termasuk jenis tanaman herba tropis perennial dan bisa digunakan sebagai bunga potong (bunga papan). Warna bunganya ada yang ungu atau ungu putih.

Taiwan Beauty

Agar tanaman ini berkembang dengan baik, rajinlah memangkas bagian batangnya setelah 2-3 bulan masa tanam. Usahakan tinggi tanaman ini tetap 15 cm agar tetap terlihat bagus.

Anyelir

Anyelir atau bunga teluki alias carnation (Dianthus caryophyllus ) adalah tanaman hias pekarangan dan pot yang populer. Tanaman yang berasal dari kawasan Mediterania ini memiliki warna yang terang dan berwarna-warni. Anyelir dapat hidup selama 18-20 bulan dan mencapai ketinggian sampai 2 meter.

Ekor Tupai

Sesuai dengan namanya, bentuk tanaman ini seperti ekor tupai. Struktur daunnya cenderung rentan patah atau lepas dari batang, terutama jika daunnya sudah tua. Berbeda dengan struktur batangnya yang tergolong keras. Pertumbuhan batangnya bisa mencapai 1 meter.

Tips Menanam

• Setelah mengeluarkan tanaman dari plastik pembungkusnya, langsung tanam tanaman ke tanah.
• Jangan membuang media tanaman dalam plastik. Masukkan sebagian media tersebut ke dalam tanah. Ini agar tanaman tidak kaget atau stres dan bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya.
• Untuk taman minimalis, gunakan tiga jenis tanaman cover (minimal). Jenisnya bisa di-mix antara tanaman daun dan bunga.
• Anda juga bisa menggunakan pola tanam seperti bagian tengah dua baris, belakang dua baris, dan bagian depan dipenuhi dengan tanaman cover crops/ground cover.
• Jarak tanam antar batang tanaman 10 cm (untuk panjang lahan 1 meter, minimal Anda bisa memuat lima batang tanaman).
• Anda bisa memvariasikan taman dengan membuat stepping di tepi taman.

Tips Merawat
• Usahakan menyiram tanaman dua kali dalam sehari
.• Cabut rumput liar yang tumbuh di sekitar taman.
• Gunakan pupuk minimal sebulan sekali untuk menyuburkan tanah. Sebisa mungkin gunakan pupuk kandang (kambing) yang ramah lingkungan.
• Tanaman cover ini bisa juga terlihat cantik jika diletakkan di dalam pot. Jika Anda meletakkannya di dalam rumah atau teras, usahakan 2 hari sekali keluarkan dan kenakan ke sinar matahari langsung untuk menjaga warna daunnya tetap cerah.

Cover Crops

Cover crops atau ground cover adalah jenis tanaman yang menutupi tanah. Jenis tanaman ini banyak sekali, tidak hanya jenis rumput saja. Jika Anda merasa rumput sangat monoton dan membosankan, sebagai alternatif cobalah menanam tanaman jenis kacang-kacangan (Arachis pintoi), seperti landep, atau taiwan ungu, ubi hias (Ipomea batatas ‘Marguerite' ), lily brazil, iler, lidah mertua, soka kerdil, dan lain sebagainya.

Ester Sondang, Foto: Eng Naftali, Lokasi: Griyaloka Sektor 1,2 Blok S No. 5, Jl Rawabuntu Utara, Bumi Serpong Damai, Tangerang, 15318, (021-538 4622),


blog comments powered by Disqus