Membership
Lupa password?
Interior

Warna & Perabot Kamar Anak
Jumat, 09 Oktober 2009
anak

Foto: Dok.Nova

Bebaskan imajinasi anak untuk memilih warna kamar tidur mereka. Bisa yang bernuansa feminin, atau maskulin. Demikian pula dengan perabot.

Paduan modern dan kuno pun bisa dipakai untuk kamar si kecil. Yang penting masih menggambarkan keceriaan dunia kanak-kanak.

Warna-warna cerah banyak dijadikan pilihan untuk warna dinding kamar anak. Selain memberikan efek terang, warna-warna cerah juga mencerminkan keceriaan dunia kanak-kanak. Biasanya, merah jambu dipilih untuk warna kamar anak perempuan, dan biru untuk anak lelaki.

Namun, tentu saja, setiap anak bebas menentukan warna kamar pilihannya. Misalnya untuk putri-putri keluarga Dedy Raharjo dan Katrine. Si sulung, Tya (9) emoh mewarnai kamarnya dengan warna pink. Penyuka tokoh penyihir berkacamata Harry Potter ini lebih menyukai warna biru. "Tya memang lebih tomboy, itu sebabnya memilih warna biru. Sementara adiknya, Tara (6) menyukai Princess dan memilih warna pink. Dia lebih girlie," papar Katrine, sang ibu.

Untuk memilih warna kamar tidur, Katrine membebaskan kedua putrinya memilih sendiri, termasuk memilih perabotan. Hanya saja,

anak2

Foto: Dok.Nova

untuk urusan barang dan perabot, Katrine masih belum merasa puas. "Meja belajar dan lemari pakaian belum ketemu yang pas. Pengennya, sih, diganti lagi," kata Katrine sambil tertawa.

Pemilihan perabot yang agak lain ditempuh oleh keluarga Arlene Julyandri dan A. Rizal Maskan. Pasangan ini memadukan perabot modern dan kuno untuk kamar putra mereka, Brian. Tempat tidurnya memakai ranjang kuno. "Yang pertama ada justru ranjangnya dulu. Tadinya, sih, ingin diisi dengan barang antik lagi. Tapi, kok, kesannya berat dan tua," papar Arlene yang menyukai barang-barang antik.

Untuk menghilangkannya, atas saran sang arsitek, Ir. San Judi Roseno atau akrab dipanggil Isaaq, Arlene memilihkan meja belajar yang senada dengan warna kamar. "Biar ada aksen yang lain," jelas Isaaq yang membuat meja belajar fungsional. Maksudnya, meja belajar tersebut bersatu dengan lemari pakaian Brian. "Bahkan meja belajar ini bisa bertahan sampai Brian besar, atau kelak kalau ia sudah bekerja," urai Isaaq.

Agar terlihat bersih, di bawah meja memang tak dibuat laci-laci. "Dengan meja belajar panjang dan lega seperti ini, Brian jadi terbiasa dengan suasana kerja kelak jika dia sudah besar," kata Arlene yang ingin menambah gambar anak di dinding biru. "Pengennya, sih, dikasih gambar spotlight agar terang saat gelap."

Lokasi: Keluarga Dedy Raharjo & Katrine, Graha Hijau 2, Ciputat, Keluarga A. Rizal Maskan & Arlene Julyandri, Vila Bintaro Regency, Ciledug. Arsitek meja belajar & lemari: Ir Isaaq (Keuken Werken Workshop Furniture 081514215725).

Noverita K. Waldan
Foto-foto: Dokumen Nova

Views : 1433

blog comments powered by Disqus