Rabu, 14 Juli 2010

Open Kitchen di Restoran, Dulu Sembunyi, Sekarang Tampil (2)

Daftar menu dalam bentuk tak bisa sampai dog bar menambah keunikan restoran ini (Foto:Eng Naftali)

3. Desain Ruang Makan

Pemilihan desain meja dan kursi sengaja didesain dengan bentuk, material, dan warna yang berbeda-beda. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesan messy seperti layaknya di ruang makan rumah dan untuk menghindari kesan yang terlalu kaku dan formal yang membosankan.

Tak masalah, lho, memadukan material berbeda seperti meja bundar untuk empat orang, menggunakan material alas meja dari granit, kaki meja dari besi, dan kursi kayu paduan warna merah, hitam dan putih. Atau meja kayu untuk empat orang yang menggunakan material kayu dicat cokelat tua, dan sofa dengan bahan kain bergaris hijau dan putih.

4. Dekorasi

Dengan konsep open kitchen tak perlu takut memamerkan peralatan-peralatan dapur, bahan makanan segar, dan aksesori lainnya yang biasa ditemukan di dapur rumah.

5. Lighting

Penggunaan lighting atau pencahayaan dengan lampu yang bernuansakan kekuningan dihadirkan untuk mendukung ambience hangat, sehingga pelanggan merasa betah dan nyaman untuk sekedar nongkrong bersama teman, rekan bisnis, ataupun dengan keluarga.

Ditemani kombinasi alunan musik yang melenakan tentunya membuat pelanggan semakin betah untuk berlama-lama sembari menyantap sajian dari restoran.

Pernik dapur tak lagi tabu dipamerkan, bertambah hangat dengan pendaran cahaya kuning (Foto:Eng Naftali)

Aplikasi Dapur Terbuka di Rumah

Seiring dengan perkembangan zaman dan gaya hidup manusia, terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan yang membutuhkan segala kepraktisan dalam aktivitasnya. Salah satunya yang sudah tak asing lagi adalah menjamu tamu, langsung di area dapur.

Terlebih untuk mereka yang tinggal di rumah yang tidak terlalu besar ataupun di apartment, yang mana dari ruang tamu atau ruang keluarga ke area dapur tidak dibatasi dengan dinding pembatas masif. Meskipun demikian, untuk tetap menjaga keindahan dan kebersihan interior rumah, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, antara lain :

1. Menjaga Kebersihan

Pemilik dapur terbuka di dalam rumah harus menjaga ekstra dapurnya agar tetap terlihat bersih dan rapi. Karena setiap sudut akan terlihat oleh siapapun yang melaluinya.

2. Warna Agak Gelap

Warna terang memang akan membuat kesan luas dan suasana yang lega. Akan tetapi warna terang pada area dapur dapat memperlihatkan kotoran bercak yang sulit untuk dibersihkan. Sehingga warna agak gelap lebih disarankan, seperti warna abu tua, cokelat ataupun hitam

3. Material Mudah Dibersihkan

Konsep dapur terbuka akan lebih baik apabila menggunakan material yang mudah dibersihkan untuk material kitchen set-nya. Penggunaan kayu cat melamik atau duco untuk lemari kitchen set, keramik atau granit untuk alas meja maupun dinding yang apabila kotor dapat langsung dibersihkan dengan kain lap.

4. Pendaran Kuning

Kitchen set dengan menggunakan pendaran cahaya kuning masih menjadi pilihan untuk disain konsep ini. Cahaya kekuningan membuat suasana modern sekaligus nyaman dengan kesatuan ruang keseluruhan.

5. Kurangi di Dekorasi

Untuk konsep desain dapur terbuka pada ruangan yang tidak terlalu besar, dekorasi atau rak-rak bumbu di meja dapur hendaknya dikurangi karena akan membuat dapur terlihat penuh dan berantakan. Rak-rak yang tertutup lebih disarankan, sehingga meja dapur terjaga kebersihannya

6. Pembatas Transparan/Setengah Dinding

Untuk mereka yang masih khawatir dengan kebersihan yang kurang terjaga, bisa membuat pembatas transparan antara dapur dan ruang utama. Pemasangan dinding masif setinggi meja dapur/ sekitar 1 meter ditambah dengan pembatas transparan di atasnya seperti kaca atau cermin, bisa menghasilkan suasana yang lega, nyaman dan aman dari dapur yang berantakan.

Naskah: Meta Cecilia Barus, arsitek, metha_84@yahoo.comLokasi: Kitchenette Restaurant & Creperie, Plaza Indonesia, Lt. 1 No. E16, (021-2992 3580) Foto: Eng Naftali

Dilihat : 1121 orang
  • Rating :
  • 0/5 (0 votes)
blog comments powered by Disqus