Rabu, 14 Juli 2010

Open Kitchen di Restoran, Dulu Sembunyi, Sekarang Tampil (1)

Foto: Eng Naftali

Sudah tak zaman menyembunyikan dapur dan segala hiruk pikuknya dari pengunjung restoran. Dengan konsep open kitchen, pengunjung justru diajak melihat dapur dari dekat.

Dapur pada suatu restoran, seringkali dianggap sebagai area yang kurang menarik, sehingga umumnya ditempatkan di bagian belakang atau tersembunyi agar tidak terlihat oleh konsumen.

Belakangan ini, yang hadir malah sebaliknya. Restoran di Indonesia mulai berbenah diri secara desain dengan menggunakan konsep open kitchen .

Dalam bahasa Indonesia, konsep ini bisa diartikan sebagai dapur terbuka. Di mana, kegiatan para koki bisa dilihat oleh pelanggan. Mulai dari menyiapkan bahan, hingga mengolahnya menjadi makanan. Pengunjung pun betah memerhatikan kesibukan di belakang layar sembari menyantap menu yang dipesan.

Diterapkan Luar Dalam

Tengok saja Kitchenette Restaurant & Creperie. Tak hanya dapur yang dijadikan penarik perhatian, keseluruhan desain interior di restoran ini dipenuhi ornamen-ornamen yang bisa ditemui di dapur.

Jadi, selain area dapur tempat mengolah makanan utama, terdapat juga kitchen set di ruang utama. Dengan penempatannya yang strategis, kitchen set menjadi pusat perhatian bagi siapapun yang mengunjungi tempat ini.

“Secara desain, kita mengambil konsep kitchen yang santai dan hangat dengan tujuan membuat tamu serasa sedang berada di dapur/ ruang makan rumah, sehingga mereka merasa betah dan tidak canggung” ungkap Fina Pardede , selaku Marketing & Public Relation Kitchenette Restaurant & Creperie .

Di restoran yang menawarkan aneka crepes (sweet) dan galettes (savory) sebagai menu andalan ini, Anda bisa menikmati sajiannya dengan santai karena suasana hangat yang tercipta dari dapur dan pernik di di dalamnya. Seperti apa detail desain open kitchen , kita telusuri bersama, yuk!

1. Konsep Desain

Dominasi kitchen cabinets pada restoran ini tentunya tak aneh karena bagaimanapun inilah konsep dasar dari Kitchenette. Dipadukan dengan nuansa warna hijau rustic dan warna-warna natural sehinga suasana terasa nostalgic dan nyaman.

2. Zoning Area

Ruang makan tempat konsumen menyantap makanan dan minuman terbagi dua ditengahi oleh island bar di antara kedua area tersebut.

Island bar ini meliputi area salad bar, area pembuatan minuman, dan juga live cooking crepes and galettes . Dessert bar ditempatkan di bagian ujung dalam restoran dengan berbagai pilihan roti dan kue.

Sementara dapur tempat mengolah makanan utama tetap mempunyai area tersendiri yang dibuat tertutup untuk menjaga kebersihan dan menghindari bercampurnya aroma makanan yang akan dihidangkan.

bersambung

Naskah: Meta Cecilia Barus, arsitek, metha_84@yahoo.comLokasi: Kitchenette Restaurant & Creperie, Plaza Indonesia, Lt. 1 No. E16, (021-2992 3580) Foto: Eng Naftali

Dilihat : 1116 orang
  • Rating :
  • 0/5 (0 votes)
blog comments powered by Disqus