Membership
Lupa password?
Interior

Lemari-lemari Bawah Tangga
Senin, 05 Oktober 2009
lemari 1

Foto: Ahmad Fadillah/Nova

Manfaatkan beragam lemari untuk mengoptimalkan ruang bawah tangga. Bisa jadi tempat menyimpan beragam benda. Mulai pernik kesayangan, sampai menaruh televisi sekaligus lemari buku.

Selain fungsional, sekaligus bisa jadi elemen pemanis ruang. Keterbatasan ruang di rumah mungil mendorong penghuni rumah untuk memanfaatkan ruang bawah tangga seefisien mungkin. Entah dipakai untuk kamar mandi, ruang kerja, ruang duduk, gudang yang tertata rapi, atau dapur mungil.

Memang, diperlukan ide dan kreativitas agar ruangan di bawah tangga bisa terlihat indah dan berseni, karena umumnya, ruangan yang tersisa di bawah tangga tidaklah luas. Itu sebabnya diperlukan trik khusus untuk memanfaatkannya secara maksimal. Misalnya, di kediaman keluarga Ir. Nining Agoes Herman, yang memanfaatkan ruangan bawah tangganya untuk tempat memajang pernik-pernik kesayangan keluarga.

Itu pula yang dilakukan oleh Keluarga Rusman Kurnita. Sang istri, Erna Zetha, sudah mengumpulkan benda-benda kristal sejak

lemari 2

Foto: Ahmad Fadillah/Nova

masih gadis. "Hobi tersebut berlanjut setelah menikah. Tiap kali mengunjungi suatu tempat, saya membeli kristal walaupun hanya ukuran kecil," terang Erna.

Erna memanfaatkan lemari bagian bawah yang letaknya dekat dengan meja makan keluarga itu untuk menyimpan koleksi piring-piring pestanya. "Kami, kan, sering mengadakan acara. Nah, karena lemari ini dekat meja makan, jadi gampang mengambil piring-piring yang diperlukan." Menurut Erna, dulu ruangan itu kosong, hingga sering jadi mainan petak umpet putrinya. "Tapi, kok, posisi tangga ini membuat kepala sering terbentur. Nah, agar tidak memakan korban lagi, dibuatlah ruangan ini." Lemari penyimpanan koleksi kristal ini bersebelahan dengan jendela penghubung ruang makan dengan dapur.

Pemanfaatan ruang yang lain dilakukan oleh Keluarga Toto dan Tini. Lemari yang dibangun di bawah tangga dipakai jadi tempat menyimpan buku-buku pelajaran dan tas-tas milik anaknya. Warna catnya putih, senada dengan warna tangga dan dinding di

lemari 3

Foto: Ahmad Fadillah/Nova

sekitarnya. "Lemari ini sengaja dibuat, karena sebelum ada tempat ini anak-anak sering seenaknya menyimpan peralatan sekolahnya. Agar terlihat rapi, saya buatkan ruangan ini," jelas Tini. Selain bisa menampung buku pelajaran, lemari putih tersebut juga dipakai untuk menaruh koleksi boneka, serta kertas-kertas ulangan.

Lemari praktis dan fungsional juga diterapkan oleh Keluarga Iwan pada ruangan bawah tangga yang menyatu dengan ruangan keluarga. Lemari bernuansa hijau segar tersebut terdiri dari tiga bagian. Di sebelah kiri berupa lemari buku, bagian tengah untuk meletakkan teve, dan bagian kiri untuk menyimpan keperluan ruman tangga. Lemari dilengkapi laci-laci di bagian bawah, yang juga bisa dipakai sebagai tempat penyimpanan.

Beri Penerangan

lemari 4

Foto: Ahmad Fadillah/Nova

1.Dari sudut feng shui hindari membuat ruang bawah tangga untuk dijadikan ruang kerja atau ruang main anak. Hal ini untuk menghindari tekanan atau pijakan yang menimpa orang yang berada di bawah tangga.
2. Perhatikan penerangan di sekitar area tangga. Sebaiknya berikan cahaya yang cukup terang.
3. Jika masih memiliki anak kecil, usahakan lemari penyimpanan benda kesayangan dipasang kunci agar lemari tidak bisa dibuka. Biasanya, karena letaknya yang rendah, membuat si kecil jadi mudah menjangkau barang-barang yang terdapat di dalamnya.

Noverita K. Waldan/dari berbagai sumber

Lokasi: Kel. Ir. Nining Agoes Herman, Graha Hijau 2, Ciputat, kel. Rusman Kurnita, Senayan 1 Bintaro, kel. Toto, Senayan 1 Bintaro, kel. Iwan (arsitek: Ir. Isaaq-Keuken Werken Workshop Furniture 081514215725).
Foto-foto: Ahmad Fadillah/NOVA


blog comments powered by Disqus