Membership
Lupa password?
Interior

Cerdas Menata Ruang Keluarga
Senin, 26 November 2012
Ruang keluarga

Ilustrasi

Ciptakan ruang yang dicintai seluruh anggota keluarga, dengan warna warni menarik, pilihan furnitur cerdas, dan solusi pengaturan tepat. Inspirasi  ruang keluarga dapat menggabungkan gaya, kenyamanan, dan fungsi.

Menggabungkan Ruang Keluarga

Seimbangkan sisi keramahan keluarga dan keindahan, dengan memasukkan banyak warna dan pola nan chic  di ruang keluarga Anda. Warna-warni cerah sangat menarik bagi anak-anak dan orang dewasa, begitupula kombinasi pola yang memberikan gaya berselera pada ruang favorit keluarga Anda. Coba pertimbangkan beberapa kain outdoor  yang tahan lama, atau slipcovers  yang dapat  dicuci.

Warna dan Perabot

Ruang keluarga terbuka lebih dapat meningkatkan kebersamaan keluarga. Dimana ayah dapat bekerja, sementara ibu juga beraktivitas di dapur, dan anak-anak mengerjakan pekerjaan rumah di meja makan dalam ruang keluarga. Upayakan untuk menyatukan daerah-daerah yang berbeda fungsi ini dengan menggunakan warna yang sama di seluruh ruang. Namun, manfaatkan penempatan furnitur yang berbeda untuk membagi zona aktivitas.

Prioritaskan Kenyamanan

Sofa yang dalam ideal untuk ruang bersantai. Tempatkan mereka dengan banyak bantal sehingga anggota keluarga dapat membuat diri mereka nyaman sembari duduk, berbaring, maupun berpelukan.

Waktu Mengerjakan PR Anak

Ketika Anda ingin membantu mengerjakan tugas sekolah sebagai agenda malam sehari-hari, ruang keluarga dapat disulap menjadi area kondusif bagi kegiatan ini. Buatlah semacam ruang mengerjakan PR (pekerjaan rumah) yang menunjang kegiatan anak. Atur sebuah meja pada salah satu bagian ruang yang jauh dari gangguan.  Dua buah kursi dan sebuah meja makan yang bersih dapat menjadi meja kerja yang tepat bagi anak menyelesaikan PR nya.

Cuci dan Pakai

Slipcover  yang dapat dicuci akan membuat perabot Anda selalu nampak baru. Tak peduli  kecelakaan maupun tumpahan yang dapat terjadi, Anda selalu dapat menyingkirkannya dengan mencuci dan memakaikan cover  sofa kembali.

Pilih Lantai Ruang Keluarga

Lantai kayu mungkin memberikan tampilan yang indah, namun bukan pilihan praktis bagi ruang keluarga. Gunakan karpet untuk menentukan bagian utama dari ruang keluarga.  Dan, biarkan lantai kayu bersinar di sekeliling ruangan.

Sebuah karpet lembut juga nyaman bagi tangan dan lutut anak-anak yang masih belajar merangkak, juga dapat memberikan tarikan pada kaki-kaki balita. Gunakan matras gripper  di bawah karpet untuk menjaga karpet tetap pada tempatnya dan mencegah karpet bergeser.

Hiasi Jendela

Jendela menawarkan kesempatan besar untuk bermain pola. Perabot berwarna solid menjaga ruang keluarga membumi, namun hiasan jendela berwarna berani dapat meningkatkan keceriaan. Jika Anda memiliki beberapa jendela standar, cari cara yang murah bereksperimen dengan pola. Bedspread  (penutup tempat tidur), seprai, dan tirai mandi juga dapat menjadi tirai ruang keluarga yang unik. Gunakan beberapa cincin clip-on  sehingga mudah membuat kain ini berayun di railing.

Lemari Penyimpanan TV  

Pecahkan masalah ruangan keluarga yang ramai, dengan menyembunyikan TV  di dalam lemari. Lemari armoir  dapat menyembunyikan TV tabung besar semudah menyembunyikan TV datar. Berikut pula, beberapa perangkat dan DVD.

Ditambah lagi, Anda dapat menggabungkan lemari yang sesuai dengan gaya dan menyesuaikan tampilan zona Anda.

Gunakan Tema

Bawalah serta nuansa luar ruangan dengan tema burung dan bunga bermekaran. Di bagian latar belakang, terapkan  dinding berwarna biru langit, beberapa gambar/motif daun-daunan dan  bunga-bungaan.  Tambahkan sajian sorbet warna pelangi untuk mempertegas manisnya cinta dalam keluarga Anda. Burung keramik aneka warna juga dapat ditata apik dalam rak pajangan  yang memperkuat tema.

Tinggikan Atap

Tambahkan kesan tinggi dalam ruangan dengan menggantung tirai menjuntai dari lis langit-langit hingga ke lantai. Trik ini dapat membuat pandangan mampu menyapu seluruh ruang tanpa gangguan. Lalu, posisikan sofa pada tengah-tengah ruangan. Jangan merapatkannya ke salah satu dinding. Selain itu, buat beberapa alternatif jalur untuk melintasi ruang sehingga ruang terasa lebih lapang.

Laili/ dari berbagai sumber

Views : 3641

blog comments powered by Disqus