Senin, 19 Oktober 2009
Bukan Lemari Biasa (2)
Banyak Fungsi
Pemakaian warna terang juga dimanfaatkan oleh Ikhwansyah. Untuk lemari di kediamannya di Depok, Ikhwansyah memakai warna biru, hijau, oranye, dan kuning. Hasilnya, lemari ini pun terlihat mencolok, tidak seperti lemari biasa.
Label "bukan lemari biasa" baru terlihat jika lemari warna-warni tersebut dibuka. Isinya? Mesin jahit peninggalan orangtua. "Kesannya ada kejutan, karena begitu dibuka, eh ternyata isinya mesin jahit," papar pemilik rumah bangga. Menurutnya, kalau mesin jahitnya disimpan di luar akan terlihat kurang rapi. "Karena mesin itu sudah tua." Karena memang hobi menjahit, akhirnya dibuatlah lemari unik ini.
Sebagai nilai lebih, lemari kejutan ini juga dipakai untuk menyimpan mainan anak-anak. "Jadi rapi, bukan?" kata Ino, sang istri, dengan mata berbinar.
Menurut Isaaq, yang mendesain lemari multifungsi tersebut, warna-warna cerah sengaja dibedakan sesuai dengan fungsi lemari. "Yang warna oranye untuk menyimpan mesin jahit. Lalu, sebelahnya untuk menyimpan kasur jika ada tamu yang datang. Di sampingnya lagi menyimpan mainan anak-anak, warnanya cerah sesuai dunia anak-anak. Sementara ambalan, sebagai pajangan atau menyimpan buku-buku. Bayangkan, jadi ada berapa fungsi dalam satu lemari."
Posisi lemari ini terletak di bawah eternit yang posisinya miring dan di atas mezanin. "Kami, kan, sering kedatangan tamu. Daripada kasur disimpan di atas lemari atau ditumpuk-tumpuk, kurang bagus terlihat orang. Jadi, kalau banyak tamu, tinggal mengambil kasur dan diletakkan di lantai mezanin."
Tempat penyimpanan tidak harus berupa lemari. Heni Kriisnandi, misalnya, menggunakan tempat duduk di ruang tamu sebagai wadah menyimpan pernak-pernik. Jika bantal alas duduk kursi yang berwarna cokelat tersebut diangkat, akan terlihat tempat menyimpan barang-barang. Heni menaruh sarung bantal, sprei, selimut di sana. Sungguh praktis, bukan?
Noverita K. Waldan
Foto: Faduli Barbathully
Lokasi: Rumah Keluarga Ayun, Vila Bintaro Regency, Ciledug; Keluarga Ikhwansyah, Perumahan Taman Tanah Baru, Depok (Arsitek: Isaaq 081514215725); Keluarga Heni Krisnandi, Pondok Timur Mas, Bekasi.

