Membership
Lupa password?
Interior

Buka Puasa Bersama, Tata Eklektik Prasmanan Cantik
Minggu, 08 Agustus 2010
Tata Eklektik 1

Foto: Adrianus Adrianto

Buka puasa bersama seakan menjadi acara wajib ketika bulan Puasa tiba. Giliran rumah Anda yang disambangi, jangan lupa menata meja dengan cantik. “Curi” saja ide ini!

Penataan meja makan saat mengadakan acara yang melibatkan banyak orang memang butuh persiapan ekstra. Nah, dengan makin dekatnya bulan puasa, sudah pasti acara semacam buka puasa bersama ikut ramai.

Jika Anda sibuk dan tak sempat untuk membeli dekorasi, gunakan saja piranti dan barang-barang yang ada di rumah. Padupadankan dengan pintar seperti meja jamuan bertema eklektik cantik ini. Kolaborasi gaya etnik, victorian  dan modern (padahal memakai yang ada di rumah, lho) hasilnya tak kalah cantik.

Terpikat Taplak Brokat

Yang paling mendasar dalam menata meja adalah bagaimana memberikan sentuhan baru untuk meja yang sehari-hari sudah sering dipakai. Jawabannya adalah berikan taplak yang mumpuni.

Materinya bisa apa saja, tak harus taplak meja berukuran baku. Cobalah bereksperimen dengan lembaran kain, seprei atau apa pun yang bisa Anda jahit sendiri. Tak perlu ragu, jadilah sosok kreatif yang mampu menghadirkan penataan yang dramatis.

Ingat, taplak meja bisa mempengaruhi mood yang hendak dibangun, lho!

Pada table setting  ini digunakan kain brokat yang biasa dipakai untuk kebaya. Warna mencolok seperti hijau dan jingga dengan kerlip memukau langsung membuat meja tampil lain dari biasanya.

Tak perlu takut untuk menggunakan dua kain berbeda seperti pada table setting  ini. Malah, tidak apa-apa jika guntingannya terkesan tak rapi, karena hasil akhir yang diinginkan adalah kesan natural. LIhat saja, hasilnya menawan, kan?

Tata Eklektik 2

Foto: Adrianus Adrianto

Tak Asal Tumpuk

Piring, gelas, sendok, dan garpu juga bagian penting dalam menata meja. Pada table setting  ini sengaja dipakai piring-piring dengan ukuran dan warna berbeda. Padukan apa yang dimiliki, kumpulkan dalam konsep tabrak gaya dan warna dengan selaras. Beri benang merah lewat warna, pada table setting  ini, tone warna yang digunakan adalah cokelat, jinggga, dan hijau.

Setelah semua piranti terkumpul, tumpuk piring yang ukurannya sama. Taruh di sisi kiri dan kanan, sesuai sajian yang dihidangkan. Pun dengan mug  dan gelas. Ini bisa mengakali ukuran meja yang kecil. Di atas mug, simpan placemate dari anyaman rotan.

Kalau yang tersedia di rumah hanya porselen China, jangan kecil hati. Justru, porselen ini merupakan pasangan yang paling pas bila disandingkan dengan hidangan apa saja. Yang sederhana sekalipun akan tampil sempurna dan terasa nikmat bila disajikan dalam keramik bergaya country.

Warnanya yang putih nan anggun akan membuat hidangan apa saja tampil istimewa, selain tidak menimbulkan konflik warna dengan hidangan itu sendiri. Strategi ini juga memungkinkan Anda membuat padu-padan meski kelak keluarga sudah bertumbuh ataupun barang pecah-belah tersebut sudah pecah dan perlu diganti.

Modifikasi Piranti

Masih banyak yang bisa dilakukan Nyonya Rumah untuk memeriahkan acara buka puasa bersama kerabat. Salah satunya adalah dengan memodifikasi fungsi piranti.

Table setting  ini menggunakan talenan kayu sebagai wadah kue basah dan jajanan pasar. Antara talenan satu dengan yang lainnya disangga mangkuk transparan.

Lalu nampan dipakai sebagai wadah satai ayam yang telah dialasi daun pisang. Sementara nasi begana yang sudah dibungkus disimpan dalam colander  berwarna jingga. Dan, wadah bambu untuk dimsum  dialihfungsikan sebagai tempat lontong yang sudah dipotong. Pencuci mulut berupa buah bisa disimpan dalam vas tinggi. Ide-ide ini praktis namun manis, kan? Selamat mencoba, Bu!

Tata Eklektik 3

Foto: Adrianus Adrianto

Agar Meja Jamuan Tampil Cantik

Kalau Anda tengah bersiap-siap menjadi nyonya rumah untuk jamuan makan duduk, berikut sejumlah tips yang perlu diperhatikan agar bisa menyiapkan meja jamuan yang cantik.

1Belilah tambahan mangkuk-mangkuk sup mengingat fungsinya yang amat beragam. Selain untuk wadah sup, mangkuk jenis ini juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat salad, mangkuk penahan rangkaian lilin, piring saji, mangkuk camilan dan sebagainya.

2Mug beling dan gelas anggur berukuran besar amat cocok digunakan saat jamuan makan nonformal. Apa pun minuman yang dihidangkan, dari air putih sampai soda, minuman ringan sampai jus cranberry, bisa disajikan di dalamnya. Bahkan memunculkan perasaan istimewa saat menggunakannya.

3Masukkan aspek warna ke dalam penataan meja lewat serbet makan yang terbuat dari kain. Salah satunya dengan memasukkan 2 serbet makan yang memiliki warna atau corak berbeda ke dalam sebuah cincin serbet. Hasilnya? Anda akan mendapatkan aksen menarik hanya dari benda-benda sederhana.

4Bunga segar selalu cantik bila ada di atas meja. Jangan lupa untuk menyesuaikan ukurannya agar senantiasa masuk akal. Kalau terlalu rimbun, contohnya, tentu malah menyulitkan atau menghalangi sesama tamu untuk saling berkomunikasi dan berpandangan. Ingat, peran dominannya sebagai centrepiece dan bukannya penghambat komunikasi.

5Hidangan penutup bisa tampil beda dalam hal gaya dan berat bila disajikan menggunakan porselen. Mangkuk sup, contohnya, bisa digunakan sebagai wadah dessert bila sajian penutupnya adalah es krim atau hidangan sejenis yang dikeluarkan segera setelah selesai makan. Semakin menarik wadahnya, orang akan semakin cenderung untuk tidak memperhitungkan kandungan kalorinya. Semacam pembenaran diri? Mengapa tidak, bukankah kita hidup hanya sekali?

6Bila menyajikan kopi, ciptakan mood tamu dengan menggunakan mug lucu-lucu buatan Perancis, cangkir elegan yang terbuat dari porselen China, atau justru mug yang amat sederhana.

 Astrid Isnawati, ***

Kreasi Table Setting: Rani Anggraeni, www.boxofidea.blogspot.com, (0816 183 2910)Lokasi: 1Park Residences, Jl. KH. M. Syafi’i Hadzami No. 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (021-723 7878), www.1park-residences.com, info@1park-residences.com
Foto: Adrianus Adrianto


blog comments powered by Disqus