Membership
Lupa password?
Eksterior

Menyiasati Lahan tak Menguntungkan
Rumah Mediterania nan Dinamis (1)
Jumat, 17 September 2010
rumah 1

Lahan berada di sudut jalan, yang berarti tampak bangunan mempunyai tiga sisi, sehingga satu sama lain harus saling berkesinambungan (Foto: Adrianus Adrianto/Nova)

Membeli lahan kavling pada suatu kawasan perumahan terkadang tidak selalu mendapatkan bentuk lahan yang simetris, bahkan posisinya pun kadang tidak menguntungkan. Permasalahan tidak hanya sampai pada kondisi lahan, tampilan rumah kita pun harus “serupa” dengan tema maupun style kawasan tersebut.

Bagaimana menyiasatinya? Mari kita ulas salah satu kasus serupa memiliki lahan dan mendirikan bangunan yang tidak menguntungkan pada sebuah kawasan pemukiman.

 
Dibagi Tiga Zona
Rumah ini berlokasi pada sebuah kawasan perumahan dengan tema mediterania. Posisi lahan berada di sudut pertemuan antar kavling rumah sehingga posisi lahan juga merupakan area berputar “U-Turn” kendaraan. Lebih detail lagi, luas lahan kurang lebih 400 m2 dan tidak simetris, bahkan hampir menyerupai segitiga.
Meskipun luas lahan cukup besar namun menjadi tidak menguntungkan karena terpotong GSB (Garis Sempadan Bangunan) selebar 4 meter pada ketiga sisi lahan. Pendekatan desain yang dilakukan adalah dengan membagi 3 zona fungsi ruang sesuai dengan posisi lahan yang berorientasi menghadap langsung ke jalan.

Zona fungsi ruang dibagi menjadi zona service, zona publik dan zona private. Ruang dalam diolah dengan konsep “open plan” terbuka antara ruang yang satu dengan yang lainnya untuk menciptakan kesan ruang yang luas dan lapang.

Bukaan untuk pencahayaan dibuat besar untuk memaksimalkan pencahayaan alami ke dalam bangunan di siang hari. Void di area ruang publik dihadirkan untuk memaksimalkan sirkulasi udara di dalam bangunan, sehingga pengudaraan alami dapat mengalir antar tiap lantai rumah.

Taman kering berupa innercourt diletakan pada area ruang makan, sebagai background ruangan sehingga ada peralihan visual antara ruang dalam dan ruang luar.

Lantai atas merupakan area private yang terdiri dari kamar tidur dan area semi publik berupa area duduk yang juga berfungsi sebagai area transisi antara lantai bawah dengan lantai atas. Dari area duduk lantai atas terdapat akses menuju “roof garden”. Penghijauan di lantai atas ini merupakan salah satu media untuk meminimalisir suhu udara di dalam bangunan pada saat suhu udara di siang hari dalam kondisi panas.

Naskah: rum@h desain
Email: rumahdesain2009@gmail.com
Alamat: Jl. Puring 27/3 Komp PLN Rempa - Ciputat (021-9369 8651)
Lokasi: Kediaman Bpk Sigit dan Ibu Viesta, Graha Hijau II, Ciputat
Foto: Adrianus Adrianto


blog comments powered by Disqus