Rabu, 14 Desember 2011
Mengintip Busana Pesta
Baju pesta muncul dengan beragam pesona. Deretan desainer negeri ini mencoba menawarkan gaya yang mungkin bisa menginspirasi Anda. Ini dia!
Lace
Lace
hadir dengan berbagai macam bentuk, dari lace
yang tipis hingga lace
yang tebal. Gaun gaun pesta terasa begitu romantis dengan balutan lace
. Sebastian Gunawan terlihat beberapa kali memakai bahan ini sebagai detail. Sementara Ina Thomas menghadirkan lace
ke sekujur maksi dress
.
Origami
Olah bahan begitu menantang para desainer, maka berbagai gaun dengan teknik origami pun muncul. Oscar Lawalata menghadirkan busana-busana dengan permainan bahan; pelintir, lipat dan tumpuk. Bahan menjadi "aksesori" yang menarik bagi gaun itu sendiri.
Black with Gold
Hitam tampil lebih mewah dengan warna emas. Ina Thomas muncul dengan signifikan melalui busana-busana bohemian dengan paduan warna ini. Maxi dress
, jumpsuit
dengan siluet yang jatuh memancarkan aura keanggunan sekaligus glamoritas yang istimewa.
Putih
Putih muncul menantang hitam, menawarkan pesona lugu nan suci. Bin House adalah salah satu rumah mode yang menawarkan tren ini. Dengan mengandalkan bahan sebagai kekuatan utamanya, busana putih karya Bin House begitu berdaya pakai namun tetap unik. Sementara Jeffry Tan tampil dengan anggun namun modern melalui koleksi maxi dress
minimalis berwarna putih.
Print
Kekayaan mode tampak lebih terasa dengan munculnya berbagai motif print
baru yang dihadirkan para desainer. Angie Blaire mengekspos print
abstrak yang merepresentasikan jalanan dan langit dengan desain yang cerdas. Dengan mengambil Jakarta sebagai inspirasi, karya Angie mampu berbicara dengan lantang.
Sheer
Efek menerawang menampilkan pesona tersendiri bagi pemakainya. Beberapa desainer tampil “kompak” menawarkan tren sheer
. Salah satunya adalah Michelle Worth yang menampilkan dress
dan top
beraksen transparan pada beberapa koleksinya.
Franka

